Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 April 2025 | 14.19 WIB

Luka Modric Jadi Pemilik Minoritas Swansea City, Bagaimana Nasib Gelandang Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On?

Nathan Tjoe A On dan Luka Modric (dok. X)

JawaPos.com – Keputusan mengejutkan datang dari gelandang veteran Real Madrid, Luka Modric. Di tengah isu masa depannya yang kian dekat dengan usia pensiun, Modric justru memilih memperluas kiprahnya di luar lapangan. Ia resmi menjadi pemilik saham minoritas klub Inggris, Swansea City. Langkah ini bukan hanya menjadi babak baru bagi sang maestro Kroasia, tetapi juga mengundang pertanyaan besar bagi penggemar sepak bola Indonesia: bagaimana nasib Nathan Tjoe-A-On?

Nathan merupakan gelandang Timnas Indonesia yang saat ini membela Swansea City. Namun dalam beberapa bulan terakhir, namanya seperti tenggelam di balik daftar susunan pemain. Bahkan dalam laga terakhir menghadapi Sunderland di Divisi Championship, Sabtu (12/4), Nathan kembali absen dari line up maupun bangku cadangan.

Sementara Modric baru saja masuk jajaran pemilik klub, situasi Nathan di dalam skuad justru berada di ujung tanduk. Sejak ditangani pelatih Alan Sheehan, nama Nathan memang tak lagi muncul di skema pertandingan. Posisi bek kiri sepenuhnya diisi Josh Tymon yang lebih berpengalaman di Premier League. Di bangku cadangan, pilihan kedua jatuh kepada Kyle Naughton, jebolan akademi Tottenham yang sarat pengalaman.

Modric, yang masih aktif bermain di Real Madrid meski telah berusia 39 tahun, diyakini tengah mempersiapkan masa depannya pasca gantung sepatu. Dalam laporannya, Fabrizio Romano menyebut bahwa Modric tetap ingin memperpanjang kontrak di Madrid untuk satu musim lagi, namun kini sudah memulai peran baru sebagai pemilik klub—tepatnya di Swansea City, yang kini berada di papan tengah Championship.

Keterlibatan Modric di Swansea memang masih dalam kapasitas sebagai pemegang saham minoritas. Ia belum memiliki kendali langsung terhadap kebijakan operasional atau teknis. Namun dengan nama besarnya, tak menutup kemungkinan Modric akan memberi pengaruh pada arah perekrutan atau pengembangan pemain—baik dari sisi peluang maupun ancaman bagi pemain yang mulai terpinggirkan seperti Nathan.

Langkah Modric ini pun membuat Swansea City masuk dalam tren klub Inggris yang kini dimiliki atau didanai oleh eks bintang lapangan hijau. Sejumlah nama besar seperti Beckham (Inter Miami) atau Piqué (Andorra FC) telah lebih dulu membuka jalan. Bedanya, Modric masih aktif bermain di level tertinggi, sehingga langkahnya memberi inspirasi tersendiri bagi pemain-pemain yang mulai merancang karier jangka panjang.

Sementara itu, Nathan Tjoe-A-On kini sudah 12 pertandingan berturut-turut tidak masuk skuad pertandingan. Sebagai pemain naturalisasi Timnas Indonesia, situasi ini tentu menimbulkan kekhawatiran. Apalagi, dengan performa Swansea yang mulai stabil di bawah Sheehan, kemungkinan rotasi semakin kecil. Bahkan untuk duduk di bangku cadangan pun, Nathan belum dipercaya kembali.

Padahal, saat pertama kali datang ke Swansea pada awal musim 2023/24, eks pemain Excelsior itu sempat digadang-gadang jadi andalan baru di lini pertahanan. Sayangnya, inkonsistensi performa dan cedera kecil membuatnya kalah bersaing. Kini dengan statusnya yang tak lagi relevan di skuad, masa depan Nathan bersama klub asal Wales itu pun dipertanyakan.

Langkah Modric bisa membawa angin segar bagi Swansea, namun belum tentu bagi semua pemain di dalamnya. Bila manajemen klub memutuskan melakukan perombakan besar, Nathan bisa jadi salah satu nama yang dilepas. Atau sebaliknya, jika Modric membuka peluang ekspansi ke pasar Asia Tenggara, nama Nathan bisa menjadi aset penting dari sisi branding klub.

Namun sejauh ini, belum ada sinyal bahwa kehadiran Modric akan langsung berdampak pada susunan pemain. Ia sendiri masih fokus memperpanjang kariernya di Real Madrid, sekaligus menjajal peran sebagai pemilik klub dalam skala terbatas. Tapi seperti banyak kasus sebelumnya, keterlibatan figur besar seperti Modric lambat laun bisa membawa perubahan signifikan dalam arah klub.

Bagi Nathan dan fans Timnas Indonesia, momen ini bisa menjadi pertaruhan penting. Apakah ia bisa memanfaatkan nama besar seperti Modric untuk menghidupkan kembali kariernya di Swansea, atau justru sebaliknya, membuka lembaran baru di klub lain. Yang pasti, masa depannya kini tak hanya bergantung pada performa di lapangan, tapi juga keputusan-keputusan di ruang direksi.

Kini tinggal ditunggu, apakah langkah Luka Modric ke ruang kepemilikan klub bisa membawa perubahan nyata bagi Nathan Tjoe-A-On. Di tengah persaingan ketat Championship, posisi gelandang Timnas Indonesia itu makin terancam—dan masa depannya tergantung dari apakah ia bisa meyakinkan pelatih dan manajemen baru yang kian ambisius.

Detail Penampilan di Swansea City:

2024–2025:
EFL Championship: 1 penampilan. 
Piala Liga (EFL Cup): 2 penampilan.​

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore