
Pep Guardiola. (Dok. TV47)
JawaPos.com–Pep Guardiola tak menyangka bagaimana karir kepelatihan bersama Manchester City menemui titik nadir di musim 2024-25. Setelah berhasil menjadi juara Premier League 4 musim berturut-turut dan berhasil menggondol trofi Liga Champions pertamanya, musim ini berkebalikan dengan musim-musim sebelumnya.
Manchester City bahkan mencatat 10 pertandingan tanpa kemenangan di akhir 2024 dan kini tercecer di peringkat ke-5 klasemen. Manchester City juga tersingkir di babak 16 besar Liga Champions dari Real Madrid.
Dikutip dari Fabrizio Romano, Pep Guardiola mengatakan, musim ini merupakan musim yang kurang menyenangkan untuk kubu The Citizens. Kendati sedang dalam persaingan di kompetisi Piala FA, tetapi tetap saja musim ini berbalik drastis dengan perjalanan City di musim lalu.
Saat ini, kubu Pep Guardiola juga sedang berjuang untuk mengamankan posisi ke zona Liga Champions musim depan. Walaupun nanti berhasil lolos ke Liga Champions dan memenangkan Piala FA, Pep Guardiola tetap tak menyangkal musim 2024-25 adalah musim terburuk untuk Manchester City.
"Musim ini sangat buruk untuk kami. Walaupun kami masih memiliki peluang untuk memenangkan satu piala di akhir musim. Tetap saja tidak akan mengubah pandangan saya tentang musim ini. Kami masih sangat berhasrat untuk memenangkan Piala FA dan masih berjuang untuk bisa lolos ke Liga Champions musim depan. Kedua hal itu apabila berhasil akan jadi kesuksesan bagi kami tetapi tetap tak mengubah fakta bahwa musim 2024-25 adalah musim yang sangat buruk," tutur Pep Guardiola, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut.
Pada pertandingan terakhir menjelang jeda internasional, Manchester City ditahan imbang 2-2 oleh Brighton & Hove Albion. Satu poin kontra The Seagulls membuat kubu Pep Guardiola gagal menggeser posisi Chelsea di peringkat ke-4 klasemen sementara Premier League.
Selepas jeda internasional, Manchester City sudah ditunggu oleh Bournemouth di babak perempat final Piala FA. Bernardo Silva cs menargetkan kemenangan agar memperbesar peluang mendapat satu gelar domestik di musim 2024-25.
Manchester City sudah tidak termasuk dalam perburuan gelar juara Premier League setelah hanya puas mengoleksi 48 poin dari 29 pertandingan. Perolehan poin City sudah tidak mampu lagi mengejar perolehan poin Liverpool di puncak klasemen sementara.
City juga tersingkir dari ajang Liga Champions setelah disingkirkan Real Madrid di babak 16 besar. Lalu di ajang Piala Carabao, Manchester City disingkirkan juara musim ini Newcastle pada ronde keempat di paruh pertama musim.
Walaupun sudah mendatangkan tiga pemain anyar di jeda transfer musim dingin, belum mampu mendongkrak posisi The Citizens di papan klasemen. Kehilangan sosok Rodri di lini tengah City akibat cedera membuat keseimbangan permainan Manchester City terganggu. Selain itu, badai cedera yang sempat menghantam jajaran lini belakang City turut menambah nestapa kubu Pep Guardiola di musim 2024-25.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
