Liverpool vs Newcastle United. (Dok. The Evening Standard UK)
JawaPos.com - Arne Slot lahir di Bergentheim, Belanda pada 17 September 1978. Di sanalah dia mendapat didikan langsung dari sang ayah, Arend. Bukan hanya sebagai pemain sepak bola, tetapi juga sebagai pelatih. Maklum, tiap Sabtu, sejak usia lima tahun, Slot kerap berada di ruang ganti pemain. Dia mendengarkan sang ayah memberi instruksi tim yang saat itu tengah ditangani. Salah satunya klub lokal VV Bergentheim.
“Sejak kecil Arne akan duduk di samping ayahnya di bangku cadangan, dia akan melihat dari dekat bagaimana ayahnya melatih. Selalu belajar, mengamati,” kata Bert Snippe, mantan rekan satu tim Arend di VV Bergentheim kepada The Athletic. “Manajer yang kita lihat hari ini bersama Liverpool, kisahnya dimulai dari Bergentheim,” tuturnya.
Nah, sosok dari Berghenteim itu nanti malam WIB akan menjejakkan kaki di Stadion Wembley, London. Slot punya kesempatan untuk meraih trofi pertamanya bersama Liverpool FC, andai menang melawan Newcastle United dalam laga final EFL Cup (Siaran langsung: Vidio pukul 23.30 WIB).
Jika melihat kiprah di Premier League musim ini, LFC jelas lebih diunggulkan. Tim juara bertahan EFL Cup itu saat ini baru sekali kalah. Mereka unggul hingga 15 poin dari Arsenal yang berada di posisi runner-up. Saat pertemuan terakhir dengan Newcastle bulan lalu (27/2) LFC juga mampu menang 2-0.
Tapi, ada dua hal yang jadi masalah. Pertama, LFC baru saja tersingkir dari Liga Champions setelah kalah adu penalti dari Paris Saint-Germain (PSG) pada Rabu (12/3) dini hari WIB lalu. Sebuah kekalahan yang mengecewakan dan menyakitkan bagi para pemain LFC. Mohamed Salah bahkan tak kuasa menahan air mata setelah laga. Jika tak kunjung bangkit, trofi EFL Cup pun bisa saja lepas musim ini.
Selain itu, Slot juga punya satu kecenderungan lain. Yakni, jarang melakukan rotasi. Hal itu disinyalir jadi salah satu sebab LFC kalah dari PSG. Virgil Van Dijk dkk tampak kelelahan dan menurun saat perpanjangan waktu.
Bek kanan Trent Alexander-Arnold bahkan harus cedera dan dipastikan absen lawan Newcastle. Situasi ‘kelelahan’ itu pun bisa saja berulang jika LFC harus bermain imbang dalam 2x45 menit malam nanti.
Sementara itu Newcastle United tiba di Wembley dengan motivasi mengakhiri paceklik gelar. Terakhir kali mereka mengangkat trofi pada 1969, tepatnya saat menang dari klub Hungaria Ujpest di final Piala Fairs. Penantian lebih lama terjadi di ajang domestik. The Magpies -julukan Newcastle- terakhir kali meraih gelar juara saat Piala FA 1955, atau 70 tahun silam.
"Kami ingin mengakhiri penantian untuk meraih trofi. Ini bukan hal yang negatif. Kami mencoba melihatnya dari sisi lain, ini adalah kesempatan untuk mengukir sejarah dan dikenang secara positif,” tutur pelatih Newcastle Eddie Howe dikutip dari BBC.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
