Rafael Struick. (Istimewa)
JawaPos.com - Penyerang andalan Timnas Indonesia, Rafael Struick, mengaku tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke Eropa setelah menjalani musim yang sulit bersama Brisbane Roar.
Rafael Struick mengambil langkah berani ketika meninggalkan ADO Den Haag di akhir musim lalu untuk bergabung ke Brisbane Roar yang berkompetisi di Australia.
Di awal musim, penyerang muda berusia 21 tahun tersebut memang dapat kepercayaan walau sebagai pemain pengganti. Dia juga sempat berhasil mencatatkan debut golnya.
Dia secara perlahan sering dapat kesempatan, bahkan diberikan tempat sebagai starter sebanyak dua kali. Namun, setelah itu pemain berdarah Belanda ini mulai kesulitan menembus skuad inti Brisbane Roar.
Total, Struick baru bermain dalam sembilan laga dari 21 pertandingan di Liga Australia (A-League). Tentunya, ini memberikan bukti bahwa persaingan di sana tidak mudah dan dia harus terus membuktikan diri.
Akan tetapi, kurang dari tujuh bulan sejak bergabung dengan Brisbane Roar, Struick mengaku dirinya membuka opsi kembali berkompetisi di Eropa. Dia melirik kemungkinan tersebut andai sanggup mengantarkan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
"Saya belum memikirkan tentang itu [kembali ke Eropa]. Tentu saja saya terbuka untuk kembali ke Eropa,” kata Struick seperti dilansir dari laman Omroep West.
Selain itu, Struick juga menjelaskan secara gamblang masalah utama di klubnya yang harus dihadapi adalah terkait cuaca. Saat di Australia mereka harus berlatih di bawah panas yang cukup terik.
Selain itu, kompetisi juga semakin berat karena mengandalkan fisik. Hal tersebut jadi aspek yang berbeda dari Liga Belanda.
"Cuaca, pertama-tama, hari ini 37 derajat celcius. Jadi kami berlatih lebih awal dan kami selesai lebih awal. Bagi saya itu bagus untuk jujur, saya terutama memikirkan lebih banyak fisik daripada di Liga Belanda," sambung Struick.
"Mungkin sedikit kurang teknis, tapi masih level yang bagus."
Meskipun begitu, Struick mencoba untuk melihat cakupan lebih luas perihal kariernya di Australia. Dia mengaku bahwa dirinya bisa saja bertahan di Brisbane Roar, meski saat ini dirinya mulai terbuang dari skuad.
Struick mulai tersisih dari posisi starter dalam skuad Brisbane Roar yang berlaga di A-League 2024/2025. Terhitung sejak Januari lalu, dia tak pernah mencatatkan menit bermain dan hanya menjadi cadangan semata.
Bahkan di dua pertandingan terakhir Brisbane Roar di A-League, Struick tak masuk dalam skuad yang dibawa ke pertandingan. Kondisi ini terbilang memprihatinkan. Banyak yang meyakini jika eks penyerang ADO Den Haag ini mulai menyesal bergabung dengan klub Australia itu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
