Victor Osimhen merayakan gelar Scudetto Serie A bersama rekan setimnya di Napoli.
JawaPos.com – Tak ada lagi pemain yang penuh drama seperti kapten tim Lorenzo Insigne dan striker Arkadiusz Milik.
Demikian pula pemain yang arogan seperti bek tengah Kalidou Koulibaly. Ketiganya telah meninggalkan Castel Volturno –sebutan markas latihan SSC Napoli– pada bursa transfer musim panas lalu.
Tiga pengganti mereka yang dipilih oleh allenatore Luciano Spalletti pun langsung moncer musim ini. Khvicha Kvaratskhelia yang mengisi posisi Insigne sebagai wide attacker kiri untuk sementara menjadi pemuncak top assist (10).
Pemilik julukan Kvaradona itu sekaligus kandidat peraih gelandang terbaik Serie A musim ini.
Untuk Milik yang sejatinya hanya deputi Victor Osimhen, Napoli malah mendatangkan dua striker, Giacomo Raspadori dan Giovanni Simeone, dengan status pinjaman.
Masing-masing dari US Sassuolo dan Hellas Verona. Kontribusi mereka pun terlihat meski tidak selalu bermain sejak menit awal.
Yang tak kalah moncer adalah Kim Min-jae. Bek tengah asal Korea Selatan itu menjadi kekuatan baru di pertahanan Napoli. Napoletani –sebutan fans Napoli– seolah cepat melupakan Koulibaly karena performa solid Kim sepanjang musim ini.
”Napoli musim ini memiliki pemain yang bisa diatur dan diramu oleh Spalletti menjadi kekuatan hebat,” kata Antonio Di Natale, striker Serie A peraih dua kali Capocannniere yang kelahiran Naples dan kini jadi pandit, seperti dilansir La Gazzetta dello Sport.
Di Natale mengenal Spalletti karena dalam awal kariernya di Empoli, dia pernah dua musim (1996–1998) ditangani pelatih dengan ciri khas plontos tersebut.
”Aku pun tidak heran ketika dia (Spalletti, Red) akhirnya benar-benar bisa memenangi scudetto,” imbuh Toto –sapaan akrab Di Natale.
Napoli mengunci scudetto Serie A musim ini setelah bermain seri 1-1 di kandang Udinese, Stadio Friuli atau Dacia Arena, dalam giornata ke-33 kemarin (5/5) dini hari.
Dengan 80 poin dan sisa lima giornata, perolehan poin Partenopei –sebutan Napoli– tidak mungkin disamai oleh peringkat kedua SS Lazio (64 poin).
’’Luciano (Spalletti, Red) cerdas dalam memilih para pemainnya. Pemain yang tidak dikenal, tetapi lapar gelar. Mereka (Napoli, Red) pun bermain tanpa ego,’’ sahut mantan pelatih AC Milan Arrigo Sacchi tentang kunci sukses Napoli menjuarai Serie A musim ini.
Dalam perjalanan Napoli musim ini, khususnya ketika mempertahankan capolista, nyaris tak ada kabar tentang friksi di antara Giovanni Di Lorenzo dkk. Kekompakan pemain pun terjaga.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
