Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Februari 2025 | 01.32 WIB

Lima Tahun Menanti Juara Liga Inggris, Suporter Liverpool di Etihad Beri Pernyataan Tegas Usai Bungkam Manchester City

Euforia suporter Liverpool di Etihad. (Liverpool Echo) - Image

Euforia suporter Liverpool di Etihad. (Liverpool Echo)

JawaPos.com- Di papan branding di seberang tribun tandang Etihad, sebuah slogan berbunyi 'Raise the roof, something special is coming'. Frasa ini sebenarnya ditujukan untuk mendongkrak semangat pendukung Manchester City, tetapi justru suporter Liverpool yang menanggapinya dengan penuh gairah. Kemenangan 2-0 atas City, berkat gol Mohamed Salah dan Dominik Szoboszlai, membuat mereka semakin dekat dengan trofi Premier League kedua dalam lima tahun terakhir.

Unggul 11 poin dari Arsenal, para pendukung Liverpool di tribun belakang gawang tak ragu lagi untuk menyanyikan lagu kebanggaan mereka. "And now you're going to believe us, we're going to win the league!"

Ini adalah pertama kalinya musim ini mereka dengan lantang menyuarakan keyakinan bahwa gelar juara sudah dalam genggaman, mengulang euforia serupa lima tahun lalu setelah mengalahkan Manchester United di Anfield.

Dengan 11 pertandingan tersisa, Liverpool kini tak lagi merasa gentar. Hasil imbang melawan Everton dan Aston Villa yang sempat memunculkan kecemasan seakan sirna begitu saja setelah kemenangan luar biasa di Etihad. Ini adalah kemenangan pertama mereka di markas City dalam satu dekade, sebuah pencapaian yang makin memperkuat keyakinan bahwa musim ini adalah milik mereka.

Gol pembuka Liverpool tercipta dari skema tendangan sudut yang cerdik. Alexis Mac Allister memainkan bola pendek kepada Szoboszlai, yang kemudian mengoper ke Salah untuk mencetak gol.

Dalam era di mana pelatih spesialis bola mati menjadi tren, strategi ini ternyata dirancang oleh Aaron Briggs, yang awalnya tidak ditunjuk secara khusus untuk peran tersebut tetapi kini bertanggung jawab atas taktik set-piece Liverpool.

Bagi Salah, gol ini semakin menegaskan statusnya sebagai legenda klub. Ia kini menyamai catatan Gordon Hodgson dengan 241 gol untuk Liverpool, hanya kalah dari Roger Hunt dan Ian Rush. Performa luar biasanya musim ini, dengan 30 gol dan 21 assist, menjadi faktor utama yang mendorong tim asuhan Arne Slot ke puncak klasemen.

Jika Salah meninggalkan klub musim panas nanti, dunia akan kehilangan salah satu penampilan terbaik yang pernah ada.

Gol kedua lahir dari kerja sama apik antara Salah dan Szoboszlai. Bermula dari umpan matang Trent Alexander-Arnold, Salah berhasil menahan Josko Gvardiol sebelum memberikan assist untuk Szoboszlai yang menaklukkan Ederson. Liverpool hampir menambah keunggulan saat Szoboszlai menyodorkan bola kepada Curtis Jones untuk mencetak gol, tetapi dianulir karena offside tipis.

Manchester City mencoba bangkit, tetapi tanpa Erling Haaland yang absen karena cedera, mereka terlihat tumpul. Jeremy Doku memang berusaha mengancam pertahanan Liverpool, tetapi lini belakang yang dikomandoi Virgil van Dijk dan Ibrahima Konaté tampil solid dan nyaris tak memberi celah.

Dengan kemenangan ini, Liverpool mengambil langkah besar menuju gelar Liga Inggris ke-20 mereka. Musim ini terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di mana perburuan gelar sering kali ditentukan oleh selisih satu poin. Kini, dengan selisih 20 poin dari Manchester City, Liverpool tampaknya siap mengambil alih takhta yang selama empat musim terakhir dikuasai pasukan Pep Guardiola.

Kini, The Reds bersiap untuk kembali ke Anfield, di mana mereka akan menjamu Newcastle dalam laga yang juga menjadi pemanasan untuk final Carabao Cup bulan depan.

 
Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore