Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 April 2023 | 18.03 WIB

Manchester City vs Arsenal : Selalu Ada yang Baru dari Pep Guardiola

Pep Guardiola merayakan selebrasi yang dianggap kurang sopan di depan Kostas Tsimikas. - Image

Pep Guardiola merayakan selebrasi yang dianggap kurang sopan di depan Kostas Tsimikas.

 
JawaPos.com — Tujuh pertemuan terakhir melawan Arsenal selalu dimenangi oleh Manchester City.

Termasuk dalam laga tunda matchweek ke-12 Premier League pada 16 Februari lalu. Bermain di kandang Arsenal, Stadion Emirates, City menang 3-1 untuk menggusur The Gunners —julukan Arsenal— dari puncak klasemen.

Pertemuan di Stadion Etihad dini hari nanti (siaran langsung SCTV/Vidio pukul 02.00 WIB) juga dalam upaya City mendongkel Arsenal dari puncak klasemen. Jika mampu mengamankan tiga poin, The Citizens —julukan City— tinggal memaksimalkan sisa tabungan satu laga untuk menyalip perolehan poin Arsenal.

Saat ini, City tertinggal 5 poin (70-75), tapi memainkan dua laga lebih sedikit (30-32).
”Masih ada beberapa laga selama tujuh pekan (sampai akhir kompetisi, Red), tetapi kami tidak bisa memungkiri laga ini sangat penting bagi kami,” kata tactician City Pep Guardiola di laman resmi klub.

Selain menang 3-1 di Premier League, City mengungguli Arsenal 1-0 dalam putaran keempat Piala FA musim ini (28/1). Dua kesuksesan itu tidak membuat Pep merasa City di atas angin.

”Menghadapi lawan yang ingin mengontrol permainan akan memberikan kesulitan bagi Anda. Arsenal selalu detail dalam permainan dan mereka peduli dengan (penguasaan) bola. Mereka sangat agresif,” bebernya.

Meski begitu, dari kemenangan City, Pep menunjukkan bahwa dirinya selalu selangkah lebih maju ketimbang Mikel Arteta, pelatih Arsenal yang juga mantan asistennya. Sang Filsuf —julukan Pep— memiliki strategi baru untuk menaklukkan The Gunners.

Ketika menang 3-1 di Stadion Emirates, Pep berhasil menjadikan gelandang serbabisa Bernardo Silva sebagai bek kiri palsu. Taktik yang membuat bek kanan Arsenal Takehiro Tomiyasu keteteran ketika menghadapi serangan balik dan jadi titik lemah.

Untuk laga dini hari nanti, Pep sudah memiliki taktik baru. Apalagi kalau bukan skema 3-2-4-1 atau 3-4-2-1 yang diperkenalkan sejak dua bulan lalu. Taktik yang membuat lini tengah City mencetak rata-rata 4 gol di Premier League dan Piala FA serta rata-rata 2 gol di Liga Champions. Taktik itu juga memiliki senjata tersembunyi dengan bek John Stones bermain sebagai gelandang ketujuh.

Dalam analisis di NBC Sport, trio pandit Leon Osman, Rui Faria, dan Leroy Rosenior sepakat menyebut peran penting Stones untuk membongkar pertahanan Arsenal. Terutama dalam membangun serangan dari lini belakang. Perannya (Stones) sama pentingnya antara menyerang dan bertahan, dengan atau tanpa bola, tutur Osman.

Seiring Arsenal kebobolan tujuh gol dalam tiga matchweek terakhir, pertahanan The Gunners dalam masalah. Absennya bek tengah William Saliba tidak tertutup dengan baik oleh Rob Holding. Ditambah Saliba merupakan sosok yang sebenarnya dianggap tepat untuk membendung pencetak 32 gol City di Premier League musim ini, Erling Haaland.

”Arsenal butuh kembali ke permainan seperti saat awal musim (bergairah dan tidak terbagi dengan fokus juara, Red) karena itulah yang akan membuat kami bisa memenangi pertandingan (lawan City, Red), tutur gelandang bertahan Arsenal Thomas Partey kepada Football London. 
 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore