
Ole Gunnar Solksjaer Kembali Melatih Tim Liga Turki, Besiktas. (Besiktas)
JawaPos.com - Ole Gunnar Solksjaer, mantan pelatih Manchester United baru saja melakukan pergerakan dalam melanjutkan karir kepelatihannya. Saat ini ia ditunjuk sebagai kepala pelatih tim asal Turki, Besiktas. Sebelumnya ia memulai karir menjadi pelatih Molde, tim asal Norwegia.
Kembalinya Ole Gunnar Solksjaer ke kursi kepelatihan membuat pecinta sepak bola menanti gebrakan seperti apa yang akan diambil Ole di negara yang baru ia jajaki, Turki. Selama masa kepelatihan Ole Gunnar Solksjaer di Manchester United, dirinya hanya berhasil membuat United di posisi dua klasemen Liga Premier Inggris.
Hadirnya Ole Gunnar Solksjaer di Liga Utama Turki merupakan sebuah hal yang menarik. Pasalnya, mantan pelatih Manchester United lainnya, Jose Mourinho sudah lebih dulu menangani klub Turki lainnya Fenerbache. Solksjaer dulu menggantikan posisi Jose Mourinho di Manchester United setelah dipecat.
Kilas Balik Karir Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solksjaer di MU
Musim pertama Ole Gunnar Solksjaer di Manchester United seperti jatuh cinta pada pandangan pertama. Solksjaer mengawali karirnya di tengah musim 2018/2019 setelah terjadi pemecatan Jose Mourinho. Setengah musim pertamanya berjalan kurang baik, sehingga Manchester United hanya menduduki peringkat enam di akhir musim.
Namun, di musim keduanya bersama Manchester United, Ole Gunnar Solksjaer berhasil membawa “The Red Devils” kembali ke papan atas dan menempati posisi ke-3 di akhir musim 2019/2020. Di musim tersebut, Ole Gunnar Solksjaer berhasil membukukan 18 kemenangan bagi Manchester United.
Musim terbaik Ole Gunnar Solksjaer bersama Manchester United adalah ketika tiba di musim ke-2. Di musim kedua ia melatih Manchester United selama satu musim penuh, posisi ke-2 di klasemen berhasil diamankan olehnya. Selain itu, transfer Harry Maguire dari Leicester City menjadi sorotan sebagai bek Inggris termahal sepanjang masa.
Prestasi terbaik Ole Gunnar Solksjaer di Manchester United adalah membawa timnya sampai di Final Piala Liga Eropa. Saat itu United harus takluk dari tim La Liga Spanyol, yaitu Villareal dalam adu penalti. Sementara itu, hal yang berkebalikan dicatatkan Jose Mourinho yang pada musim 2017/2018 dapat membawa United juara Piala Liga Eropa.
Karir kepelatihan Jose Mourinho di Manchester United dimulai pada musim 2016/2017 untuk menggantikan pelatih interim kala itu, Ryan Giggs setelah pemecatan Louis van Gaal. Sosok kontroversial Jose Mourinho tetap melekat padanya saat melatih Manchester United.
Kiprah Jose Mourinho di musim 2017/2018 menjadi salah satu yang terbaik, karena memberikan treble winner piala domestik kala itu. Satu piala Liga Eropa, satu piala carabao cup, dan satu piala community shield dapat ia persembahkan kala itu. Dalam 96 laga yang ia jalani sebagai pelatih ia berhasil membawa Manchester United ke peringkat 2 klasemen Liga Premier Inggris.
Di musim 2017/2018 tersebut, Manchester United asuhan Jose Mourinho mampu bertahan dari badai cedera dan performa naik turun yang menimpa pemain-pemainnya. Karirnya berakhir di Manchester United setelah di pertengahan musim 2018/2019, Jose Mourinho tidak berhasil menguasai ruang ganti Manchester United.
“Ini seperti tur reuni Manchester United tapi di Turki sekarang! Ole dan Jose, duo yang tidak kami sadari bahwa kami membutuhkannya sampai sekarang. Tidak sabar untuk melihat apakah mereka akan memulai podcast bersama tentang manajemen di Istanbul!” ucap Panchayat di media sosial X menanggapi hadirnya Ole Gunnar Solksjaer di Turki.
Harapan warga Turki, khususnya suporter Besiktas menjadi semakin tinggi untuk mengarungi liga yang sedang berjalan. Penunjukkan Ole Gunnar Solksjaer akan memberi warna baru di Liga Turki dengan gaya bermain yang sekiranya dapat lebih atraktif, seperti yang ia tunjukkan ketika melatih Manchester United.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
