
Thom Haye mengenakan jersey Almere City FC. Gelandang Timnas Indonesia ini bertekad membawa Almere City bertahan di pentas Eredivisie musim ini. (X/@almerecityfc)
JawaPos.com - Thom Haye kembali menunjukkan kualitasnya dengan tampil ciamik bersama Almere City jelang bergabung dengan Timnas Indonesia. Gelandang andalan Merah Putih itu menggendong klubnya meski menelan kekalahan.
Thom Haye kembali dipercaya tampil 90 menit saat Almere City menjamu Willem II di Stadion Yanmar pada Sabtu (5/10/2024) dini hari WIB. Dia turun menempati posisi gelandang berduet dengan Anas Tahiri hingga menit ke-81, dilanjutkan dengan bersama Kornelius Normann Hansen hingga laga berakhir.
Layaknya profesor, julukan yang disematkan pada dirinya, Thom Haye benar-benar menunjukkan performa ciamik. Pergerakannya ada di mana-mana, dengan paling banyak beraksi di sisi kanan penyerangan.
Berdasarkan data Fotmob, Thom Haye tercatat melakukan 80 sentuhan dengan akurasi umpan mencapai 84 persen. Mantan gelandang Heerenveen itu menciptakan enam peluang, melepaskan dua tendangan yang mengarah ke gawang, dan mampu melakukan satu blok.
Sementara untuk urusan bertahan, performa Thom Haye tak kalah solid. Dia tercatat melakukan tiga tekel bersih, dua sapuan, tujuh recoveries, serta lima kali memenangkan duel. Sebuah catatan yang apik untuk seorang gelandang bertahan.
Performa apik Thom Haye itupun membuat dirinya mendapatkan nilai 8,1 berdasarkan data Fotmob. Nilai itu jadi yang tertinggi di antara pemain Almere City lainnya.
Sayang, penampilan bagus Thom Haye tak didukung oleh rekan-rekannya. Almere City pun akhirnya harus kalah 0-1 setelah kebobolan pada menit ke-78 lewat gol Amar Fatah. Ini menyakitkan untuk Almere karena mereka sebenarnya jyga unggul penguasaan bola dengan statistik 51 persen berbanding 49 persen.
Dengan hasil ini, Almere City semakin terjerembab di zona merah. Mereka menempati posisi ke-17 dalam klasemen sementara Eredivisie 2024/2025 dengan koleksi dua poin dalam delapan laga. Perolehan itu didapat dari dua kali imbang dan sisanya kalah.
Ini jelas jadi alarm bahaya untuk Almere City di Eredivisie 2024/2025. Mereka terpaut empat angka dari NAC Breda yang ada di zona playoff degradasi.
Sementara bagi Haye pribadi, penampilan ciamik jadi modal bagus untuk Timnas Indonesia. Sebab setelah ini dia akan langsung terbang ke Bahrain untuk melakoni laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sesuai jadwal, Timnas Indonesia akan menghadapi Bahrain pada 10 Oktober. Lima hari kemudian Garuda bakal menantang Tiongkok pada laga kedua periode Oktober ini.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
