
SI KUPING BESAR: Eks bintang Nigeria John Obi Mikel berpose di sebelah trofi Liga Champion di Nyon kemarin (15/3).
JawaPos.com - Real Madrid berpeluang memenangi Liga Champions musim ini. Asal bisa mengatasi Manchester City sesuai hasil pengundian (drawing) di markas UEFA di Nyon, Swiss, kemarin (15/3).
"Tradisi” selama ini, rata-rata klub yang sukses mengalahkan juara bertahan berpeluang lebih besar merengkuh trofi Liga Champions. Seperti musim lalu saat City menyingkirkan Los Merengues –julukan Real– di semifinal.
Ketika itu, City menyingkirkan El Real dengan keunggulan agregat 5-1. Dalam final yang berlangsung di Ataturk Olimpiyat Stadyumu, Istanbul, City mengalahkan Inter 1-0 dan memenangkan gelar Liga Champions pertama mereka.
Pertemuan pertama Real dan City di fase knockout terjadi di semifinal Liga Champions 2021–2022. Saat itu, Real mengalahkan City dengan agregat 6-5. Di final, El Real memenangkan Liga Champions setelah mengalahkan Liverpool FC 1-0.
Yang kedua yang terjadi musim lalu. ’’Mereka juara bertahan, kami sudah saling kenal antara satu dengan yang lain, kami tidak perlu menyebut kelebihan dan kelemahan City,’’ sebut Direktur Hubungan Institusional Real Emiliano Butragueno.
Dalam first leg di Estadio Santiago Bernabeu musim lalu, Real tertahan 1-1. Padahal, musim sebelumnya, Real bisa menang dramatis 3-1 dalam babak perpanjangan waktu.
’’Kami harus mampu mendapatkan hasil bagus ketika kami di (Estadio) Santiago Bernabeu,’’ harap Butragueno dilansir dari laman Diario Marca. Kali ini Real yang bakal main di Bernabeu dalam first leg.
Sementara itu, Direktur Olahraga City Txiki Begiristain hanya ingin para pemainnya mengingat-ingat malam terbaik ketika mampu menghancurkan El Real empat gol tanpa balas saat second leg di Etihad Stadium, Manchester.
’’Ingat, saat itu kami juga menjalani second leg di kandang sendiri. Ketika itu, kami harus berada dalam top performance dalam second leg,’’ tutur Begiristain.
Dilansir dari laman resmi klub, Begiristain menganggap City sebagai underdog di laga ini. ’’Ini (Liga Champions) selalu jadi sejarah bagi mereka. Setiap kali menjalani Liga Champions, mereka selalu diunggulkan sebagai pemenang,’’ imbuh Begiristain. (ren/c17/ttg)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022