Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Desember 2022 | 23.36 WIB

Preview MU vs Nottingham Forest: Motivasi Setelah Perpanjang Kontrak

Pemain Manchester United Marcus Rashford merayakan golnya ke gawang West Ham United dalam laga lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (30/10). Peter Powell/Reuters/Antara - Image

Pemain Manchester United Marcus Rashford merayakan golnya ke gawang West Ham United dalam laga lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (30/10). Peter Powell/Reuters/Antara

JawaPos.com - Natal tahun ini berbeda dari yang sebelumnya bagi bomber Manchester United Marcus Rashford.

Sebab, Natal tahun ini Rashford mendapatkan kado manis dari petinggi United.

Dia mendapat perpanjangan kontrak sehari sebelum 25 Desember. Dengan ekstensi kontrak itu, Rashford akan memperkuat United sampai musim panas 2024.

Nah, dini hari nanti WIB jadi momen pertama Rashy –sapaan akrab Rashford– menunjukkan dirinya di depan pendukung United setelah menyatakan loyalitasnya.

Tepatnya saat United menjamu Nottingham Forest di Old Trafford Stadium, Manchester (siaran langsung SCTV/Vidio pukul 03.00 WIB).

Tentu Rashford memikul beban besar untuk membuktikan dirinya layak digaji GBP 250 ribu (Rp 4,71 miliar) per pekan. Nominal itu menempatkannya sebagai pemain Inggris bergaji termahal di Premier League saat ini menurut The Independent.

’’Kami ingin melihatnya (Rashford) memberikan kontribusi yang masif bagi tim ini,’’ kata pelatih United Erik ten Hag kepada MUTV. Ya, kontribusi masif Rashford menjadi tantangan pasca perpanjangan kontraknya.

Apalagi, dalam beberapa musim terakhir, Rashford lebih sering menunjukkan grafik penurunan pasca-Natal. Khususnya dalam statistiknya di Premier League.

Mesin gol Inggris dalam Piala Dunia 2022 itu lebih sering menunjukkan performa menurun pasca-Natal.

Terutama sejak musim 2019–2020 lalu. Sejak musim itu, bomber 25 tahun tersebut menciptakan gol lebih sedikit setelah Natal. Musim lalu, dari empat golnya sepanjang musim, dua gol tercipta sebelum Natal dan dua lainnya terjadi setelah Natal.

Pada 2020–2021, dari sebelas golnya dalam semusim, dia hanya mampu menambahkan empat gol setelah Natal. Sama persis seperti penurunan koleksi golnya pada musim 2019–2020.

Saat itu, cuma tujuh gol yang bisa dia ciptakan setelah Natal. Padahal, sebelum Natal, dia mampu menciptakan sepuluh gol.

Sebelum Natal musim ini, Rashford baru mengoleksi empat gol dalam 14 matchweek pertama di Premier League. Ten Hag berharap momentum yang sudah dibuat Rashford ketika memperkuat Inggris di Piala Dunia bisa berlanjut.

Rashford menyuplai tiga dari 13 gol The Three Lions –julukan timnas Inggris. Padahal, dia hanya sekali dipilih Gareth Southgate (nakhoda Inggris) bermain sebagai starter.

’’Saya yakin dia sedang dalam arah yang tepat pada saat ini,’’ sambung Ten Hag.

Dikutip dari laman Manchester Evening News, mantan bek United Gary Neville menyebut faktor yang membuat Rashford kembali ke United dengan potensi bagus.

Apalagi setelah dia mampu membuka koleksi golnya setelah jeda Piala Dunia.  Yakni, ketika The Red Devils –julukan United– membekuk Burnley FC 2-0 di putaran keempat Piala Liga (21/12).

Berbicara kepada Sky Sports, Neville menyebut, secara mentalitas Rashford dalam kondisi yang fresh. ’’Dari senyumnya, saya bisa melihat dia sudah siap untuk come back.

Dia sudah come back, dia kelihatan sangat gembira. Ini jadi awal yang bagus darinya untuk United,’’ puji Neville.

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore