
Sofyan Amrabat selaku jenderal lini tengah Maroko yang mampu menjaga kestabilan permainan timnya melawan Tanzania (Instagram Sofyan Amrabat)
JawaPos.com – Timnas Maroko tampil gemilang di laga pertama Piala Afrika 2023 dengan skor 3-0 tanpa balas atas Tanzania. Laga perdana di Grup F itu dilaksanakan di Stadion Stade de San Pedro pada Kamis (18/1) dini hari WIB.
Tak heran Maroko memenangi laga itu karena mereka menjadi salah satu tim yang difavoritkan dalam kompetisi ini, apalagi usai berhasil lolos ke semifinal Piala Dunia 2022.
Penampilan Maroko kali ini pun tak lepas dari performa impresif gelandang Manchester United, Sofyan Amrabat. Dia diposisikan menjadi jenderal lini tengah Maroko yang mengandalkan formasi 4-1-4-1.
Dalam statistik pertandingan dikutip dari One Football, Amrabat mampu mencatatkan 69 sentuhan, 60 dari 63 operan, dan mampu mengelola akurasi passing 95%. Dia mampu bermain 90 menit, termasuk waktu tambahan dalam pertandingan.
Amrabat juga bertugas untuk melindungi garis pertahanan dari Maroko agar tidak mudah dijebol. Pemain berusia 27 tahun itu bermain defensif dan melakukan tujuh duel udara dan empat di antaranya mampu dia menangi. Selain itu, Amrabat juga mencatatkan tiga tekel dalam pertandingan ini.
Dalam Piala Afrika kali ini, tim berjuluk Atlas Lions itu tampil apik dan beringas di laga pertamanya. Mereka mampu membuka gol pertama yang diciptakan Romain Saiss pada menit ke-30 yang berhasil memanfaatkan bola rebound yang dikirimkan oleh Hakim Ziyech melalui tendangan bebas.
Hingga usai babak pertama, skor masih 1-0 untuk keunggulan Maroko. Kemudian di babak kedua, Tanzania harus bermain dengan 10 orang usai Novatus Miroshi mendapatkan kartu kuning keduanya pada menit ke-70.
Dengan hilangnya satu pemain dari Tanzania, skuad Maroko memaksimalkan keunggulan dengan mencatatkan skor kembali pada menit ke-77 berkat gol Azzedine Ounahi.
Tak lama berselang, gol kembali terjadi melalui Youssef En Nesyri yang berhasil memanfaatkan umpan yang dikirimkan oleh Achraf Hakimi.
Namun, gol tersebut sempat dianulir oleh wasit karena dianggap offside, meski akhirnya gol itu disahkan hingga perayaan golnya dari rekan-rekanya.
Usai pertandingan, Pelatih Maroko Walid Regragui mengungkapkan bahwa dalam tim nasional penting untuk memiliki sikap tetap rendah hati dan fokus pada penampilan terbaik. Meskipun mereka diunggulkan, dia juga menekankan akan terus berusaha menghadapi pertandingan selanjutnya menghadapi Republik Demokratik Kongo pada Minggu (21/1).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Hapoel Beer Sheva vs Sabah FK di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Malaga: Los Rojiblancos Menang Tipis?
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Skor Celtic vs LASK Linz di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Potensi The Hoops Menang!
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
