
JONATHAN NACKSTRAND/AFP FISIK PRIMA: Striker Swedia Zlatan Ibrahimovic kala mengikuti sesi latihan timnas di Solna pada 30 Maret lalu.
JawaPos.com - Karier Zlatan Ibrahimovic bersama timnas Swedia diklaim semestinya sudah tamat lima bulan lalu.
Persisnya ketika Ibra yang diberi kesempatan tampil dalam Euro 2020 malah absen karena cedera lutut.
Performa Ibra musim ini pun tidak bisa dibilang impresif.
Meski begitu, Swedia yang memburu tiket lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 pekan ini ternyata masih membutuhkan striker 40 tahun tersebut. Syarat dari pelatih Swedia Janne Andersson untuk Ibra hanya satu: fit.
Kondisi yang berhasil dipenuhi oleh Ibra sehingga bomber AC Milan itu masuk skuad Blagult dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Georgia (12/11) dan Spanyol (15/11).
Laga melawan Georgia bisa memastikan tiket lolos bagi Swedia.
”Musim lalu aku mendapat cedera terbanyak dalam karierku. Tetapi, itu tidak akan terjadi lagi. Apalagi, ada fisioterapis yang selalu mengikutiku 24 jam sehari,” ungkap Ibra kepada La Gazzetta dello Sport.
Fisioterapis yang dimaksud striker dengan 118 caps dan 62 gol itu adalah Dario Fort. Tahun ini, terhitung sudah 11 tahun Fort menangani kondisi fisik Ibra.
Pertemuan Ibra dengan Fort terjadi pada 2010 atau dalam debut bersama AC Milan. Status Fort kala itu adalah staf tim medis Rossoneri.
Seiring berjalannya waktu, Ibra merasa cocok dengannya. Bahkan, Fort selalu dibawa Ibra ketika dia pindah ke Paris Saint-Germain, Manchester United, Los Angeles Galaxy, dan sekarang kembali ke AC Milan.
Ketika di United, tactician kala itu, Jose Mourinho, sampai mengizinkan Fort tidak perlu duduk di bench bersama staf medis lainnya saat pertandingan.
Privilege itu diberikan karena Fort memang hanya fokus untuk kondisi fisik Ibra.
Secara tidak langsung, Fort merupakan alasan Ibra belum berpikir untuk pensiun.
”Setelah berusia 30 tahun, aku sadar rasa sakit dalam tubuh tidak akan hilang, melainkan berpindah ke bagian tubuh lainnya,''
''Pentingnya fisioterapis (Fort, Red) selalu ada bersamaku adalah supaya dia bisa memberikan penanganan sesegera mungkin begitu aku merasakan sesuatu yang tidak nyaman (dalam tubuhku, Red),” beber Ibra.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
