Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Juni 2021 | 05.55 WIB

Belanda Perketat Suporter Wales, Suporter Denmark Bebas Akses

Fans of Denmark flood Rembrandtplein square in Amsterdam, on June 26, 2021, ahead of the UEFA EURO 2020 round of 16 football match between Wales and Denmark. (Photo by Evert Elzinga / ANP / AFP) / Netherlands OUT - Image

Fans of Denmark flood Rembrandtplein square in Amsterdam, on June 26, 2021, ahead of the UEFA EURO 2020 round of 16 football match between Wales and Denmark. (Photo by Evert Elzinga / ANP / AFP) / Netherlands OUT

JawaPos.com-Sebenarnya, laga pertama 16 besar antara Wales dan Denmark malam nanti dihelat di tempat netral. Yakni, Johan Cruyff Arena, Amsterdam. Tetapi, bagi Denmark, mereka bak menjadi tuan rumah pada laga nanti.

Seperti dilansir Daily Mirror, itu dipicu larangan yang dikeluarkan pemerintah Belanda. Larangan dikeluarkan karena belum berakhirnya pandemi Covid-19. Salah satu upayanya adalah meminimalisasi suporter dari luar negeri masuk Belanda. Tetapi, itu hanya berlaku untuk Wales. Suporter Denmark bebas akses.

Ada beberapa penyebab yang mendasari larangan tersebut. Yang pertama tentu saja karena Wales masuk Britania Raya. Kawasan itu mencatat jumlah kasus positif Covid-19 yang lumayan tinggi. Hingga tadi malam mencapai 4.684.572 jiwa. Yang kedua, Wales tidak termasuk anggota Uni Eropa.

Bandingkan dengan Denmark yang ’’hanya’’ 292.574 kasus positif.

’’Sangat menyedihkan tampil tanpa dukungan suporter. Tetapi, kami tidak perlu menggunakan itu sebagai alasan tampil apa adanya. Kondisi ini sudah terjadi sejak 1,5 tahun terakhir,’’ ucap winger Wales Daniel James kepada Sky Sports.

Tetapi, dengan lampu hijau yang diberikan pemerintah Belanda kepada suporter Denmark, bukan berarti mereka bisa seenaknya. Protokol kesehatan ketat dan bahkan bisa jadi menjalani karantina selama sepuluh hari jika memang diperlukan. Itu dilakukan jika ada yang terjangkit virus korona. Atau membawa hasil tes PCR lebih dari tiga hari sebelumnya.

Salah satu cara paling masuk akal dan sangat mungkin dipilih mayoritas pendukung Denmark adalah datang secara mendadak.

Sebab, pemerintah Denmark melalui Direktur Layanan Warga Kementerian Luar Negeri Denmark Erick Brogger mengatakan bahwa pendukung Denmark bisa bebas karantina jika berada di Belanda maksimal selama 12 jam.

Rentang waktu tersebut diyakini sudah cukup untuk memberi dukungan kepada Simon Kjaer dkk. Apalagi, Johan Cruyff Arena, Amsterdam, belum bisa diisi sepenuhnya. Ya, kandang Ajax Amsterdam itu hanya diizinkan diisi 16 ribu orang atau sepertiga dari kapasitas sebenarnya untuk menekan persebaran virus korona.

Nah, 16 ribu pendukung Denmark bakal memberikan yang terbaik sebagai kado bagi Christian Eriksen. Ya, Eriksen merupakan jebolan akademi Ajax pada 2008– 2010 sebelum promosi ke tim utama hingga 2013. Setelah itu, dia bergabung ke Tottenham Hotspur hingga 2020 sebelum berkostum Inter Milan.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore