
Superclasico kali ini menjadi penentuan hegemoni River Plate atas Boca Juniors sepanjag 2018.
JawaPos.com - Suasana di Estadio Monumental Antonio Vespucio Liberti, Buenos Aires, Argentina, akan berbeda dari biasanya. Minggu (25/11) dini hari nanti, dua tim besar Argentina ini akan kembali berhadapan. Untuk menjadi yang terbaik di kawasan Amerika Selatan di ajang Copa Libertadores.
Tuan rumah River Plate akan menjamu Boca Juniors dalam leg kedua Copa Libertadores 2018. Ini akan menjadi penentuan dalam laga terpanas di Argentina dan Amerika Selatan. Terutama bagi Boca yang gagal memenangi leg pertama di La Bombonera (12/11) silam. Di kandang sendiri, Los Xeneizes tertahan 2-2.
Dengan skor 2-2, maka Boca butuh menang atau imbang dengan tiga gol supaya berhasil mengakhiri 11 tahun penantian untuk mengangkat trofi juara Copa Libertadores. Terakhir, trofi itu mampir ke lemari piala Casa Amarilla -kamp latihan Boca- saat edisi 2007.
''Kami masih yakin, tidak ada yang lebih difavoritkan dalam laga terakhir ini. Kami tahu, peluangnya 50:50,'' ucap entrenador Boca, Guillermo Barros Schelotto yang sudah merasakan Superclasico sejak dia sebagai pemain Boca pada 1997.
Duel dini hari nanti bukan sekadar perebutan juara dalam final pertama yang melibatkan dua klub besar Argentina itu di Copa Libertadores. Superclasico episode 247 ini juga bakal menjadi asa Boca untuk mengakhiri kesialannya di depan Los Millonarios -julukan River- pada 2018 ini. ''Demi jersey ini, kami akan mengorbankan segalanya,'' lanjut Schelotto.
Maklum, dalam empat kali kesempatan sebelumnya, justru River yang lebih sering memenangkan duel. Sebelum leg pertama final Copa Libertadores, kemenangan River terjadi pada turnamen pramusim Torneo de Verano (22/1), Piala Super Argentina (15/3), plus Primera Division pada 24 September lalu.
Sepanjang sejarah persaingan kedua klub, belum pernah terjadi dominasi sepanjang ini. Baik River kepada Boca. Begitu pula sebaliknya.
Namun demikian, pelatih River Marcelo Gallardo, menyayangkan hasil di leg pertama yang gagal melanjutkan tren kemenangan atas Boca. ''Kami telah berutang kepada fans, dan itu harus kami tebus di El Monumental,'' klaim Gallardo dikutip situs resmi Conmebol.
Apalagi, kali ini mereka bermain di depan fansnya sendiri di El Monumental. ''Sejauh ini kami selalu mempercayai kekuatan laga-laga kandang kami,'' tambah pelatih yang sudah empat tahun menangani River tersebut. Saat leg pertama, Gallardo harus absen karena sanksi empat laga dari Conmebol.
Apabila berhasil memenangi Copa Libertadores tahun ini, akan terasa sangat spesial bagi Gallardo. Karena dia bisa menjadi pelatih pertama dalam sejarah River yang mampu memberikan dua trofi Copa Libertadores. Bersama Gallardo, tiga tahun lalu River juga mampu menjadi pemenang ajang yang sama.
Gallardo pun pernah mengangkat trofi Copa Libertadores semasa masih jadi pemain. Yaitu pada edisi 1996. Selain Gallardo, beberapa pemain River saat menjadi kampiun ketika itu masih ada. Seperti kapten Leonardo Ponzio, bek Jonathan Maidana dan gelandang Gonzalo Martinez.
''Bedanya dari final saat itu, sekarang kami berhadapan dengan Boca. Ini gengsi yang tak boleh kami lewatkan,'' koar Ponzio.
Pada final musim itu, River mengalahkan klub Meksiko, Tigers UANL dengan agregat 3-0. Saat itu kunci River Plate adalah mengalahkan UANL 3-0 di El Monumental. Inilah yang akan coba diulang River Plate pada laga dini hari nanti.
5 Pertemuan Terakhir
12/11/18: Boca Juniors 2-2 River Plate
24/09/18: Boca Juniors 0-2 River Plate
15/03/18: Boca Juniors 0-2 River Plate
22/01/18: Boca Juniors 0-1 River Plate
06/11/17: River Plate 1-2 Boca Juniors
5 Pertandingan Terakhir River Plate
12/11/18: Boca Juniors 2-2 River Plate
04/11/18: Estudiantes 1-0 River Plate
31/10/18: Grêmio 1-2 River Plate
28/10/18: River Plate 1-0 Aldosivi
24/10/18: River Plate 0-1 Grêmio

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
