Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 1 Oktober 2023 | 22.54 WIB

Preview Serie A Italia, Atalanta BC VS Juventus: Menanti Konsistensi Vlahovic-Chiesa

 

Striker Juventus Dusan Vlahovic.

JawaPos.com – Ketika memimpin Juventus 2014–2019, allenatore Massimiliano Allegri lebih identik dengan lini belakang yang tangguh. Sedangkan di lini depan, Allegri lebih doyan memasang satu striker.

Memang sempat ada kolaborasi antara Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala. Tetapi, relasi kerja di lapangan tetaplah striker dan second striker.

Namun, sejak musim ini, Allegri mulai memperkenalkan strategi baru dengan dua striker. Salah satunya sudah pasti diisi Dusan Vlahovic. Nah, satu nama lagi tidak diisi Arkadiusz Milik atau Moise Kean. Tapi mengubah posisi winger Federico Chiesa menjadi pendamping sejajar Vlahovic.

Hingga giornata keenam, revolusi itu terbukti cukup ampuh dengan kontribusi gol Vlahovic dan Chiesa yang identik. Yakni sama-sama mengemas 4 gol dan 1 umpan gol. Juve juga hanya menelan sekali kekalahan.

Formasi dua penyerang itu disebut para pandit akan dipertahankan saat berjumpa dengan Atalanta BC di Stadio Atleti Azzurri d’Italia pada giornata ketujuh malam ini (siaran langsung beIN Sports 1/Vidio pukul 23.00 WIB).

Perubahan strategi musim 2023–2024 itu disebut Allegri sebagai wujud sepak bola modern. Chiesa pun dituntut untuk beradaptasi dengan baik menjadi striker. Juga gaya main Bianconeri, julukan Juventus, yang kini menerapkan high press.

Allegri berkata, formula dua penyerang dimatangkan pada pramusim lalu. ”Aku meminta Federico (Chiesa) bermain lebih mendekati Dusan (Vlahovic). Akhirnya itu membuat keduanya menghasilkan banyak peluang dan itu bagus untuk tim,” ucapnya kepada DAZN.

Sedangkan Chiesa kepada Tuttosport mengatakan, ada perbedaan dengan posisinya sebagai tandem Vlahovic sebagai striker. Untungnya, Vlahovic membantunya dalam transformasi posisi musim ini. Sebelum di Juventus, Chiesa-Vlahovic pernah bahu-membahu di AC Fiorentina (2018–2022).

”Saat bermain sebagai winger, aku sering berduel satu lawan satu. Nah, ketika bergeser ke (penyerang) tengah, aku harus menghadapi lebih banyak lawan dibandingkan posisi sebelumnya,” jelas dia.

Chiesa mengungkapkan, dengan posisi striker sejajar, dirinya dan Vlahovic harus memberikan tekanan kepada bek lawan sepanjang laga. Memang melelahkan. Namun, menurut Chiesa, hal itu setidaknya memberi mereka hasil positif di klasemen.

Duet Vlahovic-Chiesa musim ini juga telah terbukti ketika mengalahkan Udinese 3-0 pada giornata pembuka (21/8). Kala itu Vlahovic yang membukukan umpan gol untuk Chiesa. Setidaknya fondasi duet Vlahovic-Chiesa sudah tepat.

Bahkan, meski masih dini, bukan tidak mungkin mereka awet sehingga memunculkan duet maut baru setelah Alessandro Del Piero-David Trezeguet yang terjadi pada 2000–2010.

Mereka berdua tampil di 218 laga dengan Trezegol, sapaan Trezeguet, mencetak 122 gol dan 28 umpan gol, sedangkan Del Piero mengemas 105 gol dan 63 umpan gol. Relasi gol di antara mereka adalah 26 gol Trezeguet berasal dari Del Piero. Sedangkan 13 gol Del Piero berasal dari umpan gol Trezeguet.

”Mereka (Juve, Red) tetap tim hebat meski absen di Eropa musim ini. Ketika menyerang, mereka selalu berbahaya," ucap allenatore Atalanta Gian Piero Gasperini sebagaimana dikutip Football Italia.  

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore