
Paris Saint-Germain
JawaPos.com – Atalanta versus Paris Saint-Germain (PSG) ditulis media-media Eropa seperti representasi duel antara kesederhanaan melawan kemewahan. Atalanta yang hanya sebuah klub kecil asal Bergamo menghadapi PSG yang notabene klub kaya asal kota ternama (Paris). Seperti David versus Goliath.
Jadi, sudah bisa ditebak kalau pundi-pundi uang dari kedua tim sangat bertolak belakang. Contoh paling gamblang adalah Neymar Jr sebagai pemain termahal dunia dalam bursa transfer. Berharga EUR 222 juta (Rp 3,84 triliun) kala diboyong PSG dari FC Barcelona pada musim panas 2017, striker asal Brasil itu hanya berjarak Rp 680 miliar dari market value Atalanta sebagai sebuah klub. Transfermarkt mengklaim, La Dea –sebutan Atalanta‒ bernilai EUR 261,7 juta (Rp 4,52 triliun).
Bayaran Neymar sepertiga musim pun sudah cukup untuk mengganti uang yang dirogoh pemilik Atalanta Antonio Percassi kala membeli klub tersebut sedekade silam. Saat itu Percassi membeli saham mayoritas Atalanta (70 persen) seharga EUR 13 juta (sekarang senilai Rp 224,8 miliar) dari keluarga Ruggeri. Bayaran Neymar semusim sekitar EUR 36 juta (Rp 623,4 miliar).
Marca menyebut Neymar juga bisa menggantikan peran Percassi dalam menggaji skuad asuhan Gian Piero Gasperini. ’’Semusim gaji Neymar sudah sama dengan gaji semusim para pemain Atalanta,’’ tulis Marca. Pengeluaran gaji Atalanta akhir tahun lalu dalam rentang EUR 33 juta (Rp 570,1 miliar) sampai EUR 36 juta.
Total pengeluaran gaji Atalanta itu memang jauh lebih rendah ketimbang klub-klub elite Serie A lainnya. Juventus yang tertinggi dengan EUR 294 juta (Rp 5,08 triliun), kemudian diikuti Inter Milan EUR 139 juta (Rp 2,4 triliun), AS Roma EUR 125 juta (Rp 2,15 triliun), dan AC Milan EUR 115 juta (Rp 1,98 triliun).
Pengeluaran gaji Atalanta juga hanya separo dari SS Lazio, klub yang peringkat Serie A musim ini berada di bawah La Dea. Atalanta finis ketiga, sedangkan Lazio keempat.
Terlepas Atalanta musim ini berprestasi di Liga Champions, Percassi memastikan tidak akan mengubah kebijakan klub yang anti terhadap gaji tinggi pemain. ’’Musim lalu kami menolak pemain yang meminta bayaran besar dan bakal tetap begitu,’’ ucapnya. Sebagai catatan, pemilik gaji tertinggi Atalanta atau EUR 1,2 juta (Rp 20,7 miliar) per musim adalah kapten tim Papu Gomez serta dua striker, Duvan Zapata dan Luis Muriel.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
