
Pemain depan Manchester United Mason Greenwood (ANTARA/AFP/PAUL ELLIS)
JawaPos.com - Manchester United dan Mason Greenwood telah mencapai kesepakatan bersama untuk melepas sang penyerang. Ini setelah Greenwood menghadapi tuduhan melakukan pelecehan terhadap perempuan muda, demikian diumumkan pihak klub pada Senin (21/8) kemarin, dikutip dari ANTARA.
Greenwood telah diskors oleh United sejak Januari 2022, terkait dugaan pelecehan setelah foto dan video terkait hal itu diunggah ke dunia maya.
Pada Februari 2022, jaksa mengatakan bahwa mereka telah mencabut dakwaan, termasuk dugaan pemerkosaan dan serangan seksual terhadap Greenwood, setelah saksi kunci mengundurkan diri dan bukti baru hadir.
Baca Juga: Nyabu Bareng Perempuan di Hotel, Kombes YBK Dipecat dari Polri
Manchester United mengatakan bahwa setelah investigasi internal selama enam bulan terhadap Greenwood, pihak klub memutuskan melepas sang pemain agar ia dapat membangun ulang kariernya di tempat lain.
"Semua yang terlibat, termasuk Mason, memahami kesulitan yang dihadapi jika ia meneruskan kariernya di Manchester United," demikian pernyataan di laman resmi United.
"Oleh sebab itu disepakati bersama bahwa hal yang akan sesuai untuk dia adalah pergi dari Old Trafford, dan kami sekarang akan bekerja dengan Mason untuk mencapai hasil itu," tambahnya.
Baca Juga: Pantai Gading Tim Kedua yang Tiba di Jakarta, Tak Sabar Hadapi Spanyol
Di sisi lain, Greenwood tetap mempertahankan pendiriannya bahwa ia tidak bersalah. Meski demikian, ia bisa memahami keputusan yang diambil pihak klub.
"Bagaimanapun, saya menerima penuh bahwa saya melakukan kesalahan dalam hubungan saya, dan saya bertanggung jawab untuk situasi yang dipicu unggahan di media sosial," ucap pemain 21 tahun itu.
"Keputusan terbaik bagi kami semua, adalah saya meneruskan karier sepak bola saya di luar Old Trafford, di mana keberadaan saya tidak akan menjadi gangguan bagi klub," tambahnya.
Baca Juga: Hamdan Zoelva Sarankan MK Tidak Usah Mengukur soal Batas Usia Capres-Cawapres
Ketua eksekutif United Richard Arnold, yang sempat dikritik karena mewacanakan agar Greenwood dapat kembali bergabung ke skuat utama, menulis surat terbuka kepada para penggemar Setan Merah.
Dalam suratnya itu Arnold menyampaikan bahwa ia menyadari penuh kesulitan Greenwood untuk membangun ulang kariernya, ketika ia dan pasangannya sedang membesarkan bayi mereka, di tengah sorotan tajam di United.
Baca Juga: Jokowi akan Buka FIBA World Cup, Penonton Diimbau Datang Lebih Awal
Walau demikian, Arnold menyatakan pihak klub akan tetap mendukung pihak-pihak yang diduga menjadi korban dari sang pemain.
"Klub akan terus menawarkan dukungannya kepada kedua terduga korban dan Mason untuk membantu mereka membangun ulang dan melanjutkan hidup mereka dengan positif," tulisnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
