
Leipzig
JawaPos.com – Bundesliga milik Jerman Barat. Ya, begitulah faktanya. Sejak Dresdner SC jadi kampiun dua musim beruntun, 1943 dan 1944, tak ada lagi klub Jerman Timur yang bersuara di level elite sepak bola Jerman. Bahkan, hingga penyatuan Jerman pada 1990, baru RB Leipzig di musim ini yang diharapkan bisa mengakhiri kutukan Jerman Timur.
Ya, di Bundesliga musim ini Leipzig berhasil menyabet gelar Herbstmeister alias jawara paro musim. Die Roten Bullen, julukan RB Leipzig, menuntaskan 17 laga dengan 37 poin dan terpaut dua poin dari Borussia Moenchengladbach di bawahnya. Faktanya, dalam sedekade ini, hampir semua pemenang paro musim bisa memenangi akhir musim.
Meski, fakta itu hanya dapat dilakukan Bayern Muenchen. Ingat apa yang terjadi dengan Borussia Dortmund musim lalu. Juara paro musim, tapi Dortmund hanya mampu finis di posisi kedua di bawah Die Roten, julukan Bayern. Der trainer Bayern Hans-Dieter Flick menyebut Willi Orban dkk bisa menduplikasi Bayern.
’’Dari semua rival kami, Leipzig-lah yang memiliki potensi terbesar dan opsi terbanyak,’’ sebut Flick dalam wawancaranya dengan Kicker. Sejak Spieltag 10 (2/11), klub yang ditangani Julian Nagelsmann itu tidak terkalahkan dalam delapan laga. Termasuk menahan Die Borussen –julukan Dortmund– 3-3 di Signal Iduna Park, Dortmund, 18 Desember lalu.
Hansi –sapaan Flick– menyebutkan, klub yang dimiliki salah satu perusahaan minuman energi tersebut memiliki semua aspek. ’’Skuadnya berimbang. Penting artinya untuk memiliki skuad dengan kualitas pemain lapis kedua dan ketiganya sepadan. Itu yang sulit untuk kami lakukan,’’ tambah Flick.
Musim ini Leipzig bukan satu-satunya klub dari kota bekas Jerman Timur yang bersaing di Bundesliga. Union Berlin juga datang dari Jerman Timur. Uniknya, Union Berlin klub yang jadi penguji pertama RB Leipzig di awal 2020, 19 Januari nanti. Namun, pengamat sepak bola Jerman merasa tak ada yang spesial dengan Leipzig.
”RB Leipzig bukan klub dari Jerman Timur. Mereka itu hanya waralaba dari perusahaan yang berasal dari Austria (Red Bull). Klub tersebut bisa merusak sepak bola, budaya, dan ekonomi,’’ kritik analis sepak bola Jerman Philipp Koester kepada Westdeutscher Rundfunk. RB Leipzig membeli hak tim Divisi Kelima Jerman, SSV Markranstadt.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
