Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Oktober 2015 | 02.09 WIB

Muenchen Ingin Balas Dendam di Markas Wolfsburg

Pemain Bayern Muenchen berambisi untuk membalas dendam di markas Wolfsburg - Image

Pemain Bayern Muenchen berambisi untuk membalas dendam di markas Wolfsburg

JawaPos.com - Dendam Bayern Muenchen kepada Wolfsburg sudah terbalas pada 22 September lalu. Namun, itu baru di Allianz Arena, bukan di Volkswagen Arena seperti saat Die Roten dipecundangi Wolfsburg pada awal musim lalu. 


Dendam di DFL Super Cup itu akan coba dibayar Bayern, dini hari nanti.


Adu saling bunuh kedua raksasa Jerman ini tidak terjadi pada babak-babak penting. Tapi terjadi di babak 32 Besar DFB Pokal.


"Ini artinya lebih dari laga di DFL Super Cup," ujar pelatih Bayern Josep Guardiola dalam wawancaranya kepada Die Welt.


Perbedaan yang paling mencolok di dalam lawatan ke Wolfsburg kali ini adalah motivasi Philipp Lahm dkk ini sedang tinggi-tingginya. Klub Bavaria tersebut baru saja mengukir kemenangan ke-1000 di Bundesliga, Sabtu malam lalu WIB (24/10). Bayern pasti ingin melanjutkan momentum bagus itu di DFB Pokal.


Selain itu, komposisi tim sedang bagus-bagusnya. Arjen Robben sudah comeback dari cedera. Lalu, Mehdi Benatia dan Holger Badstuber diprediksi akan dijajal Pep dalam laga nanti. Bisa sebagai starter atau pun pengganti. Itu belum termasuk Javi Martinez yang siap dimainkan sejak menit pertama.


Dengan format kompetisi yang menggunakan sistem gugur, mantan pelatih Barcelona itu meminta anak asuhnya untuk memainkan laga layaknya tampil di final.


"Hanya ada dua pilihan bagi kami sekarang, melaju ke babak 16 Besar dan merangkai jalan ke final, atau merelakan satu peluang trofi di musim ini," cetusnya.


Rekor 1000 kemenangan di liga domestik diminta Robben tidak dijadikan sebagai salah satu hal yang membuat Bayern terlalu membusungkan dada. Dalam situs resmi Bayern, menghadapi Wolfsburg tidak penting untuk membahas rekor pencapaian di liga domestik.


"Ini tetap selalu jadi laga yang berat," sebutnya.


Wolfsburg belajar dari pengalaman untuk menghadapi dominasi serangan Bayern musim ini. Masih belum habis ingatan Diego Benaglio dkk dipermak Bayern dengan lima gol dan hanya berbalas satu gol. Itu yang membuat pertahanan Die Wolfe kini mesti makin waspada dengan pergerakan setiap pemain Bayern.


Entah itu Robben, Thomas Mueller, Douglas Costa dan paling menakutkan ancaman dari Robert Lewandowski.


"Jangan sampai pertahanan kami kembali membiarkan Lewy -sapaan akrab Lewandowski- di depan gawang Benaglio. Kami sudah mencari cara untuk mengamankannya," klaim manajer Wolfsburg, Klaus Allofs, sebagaimana dikutip dari Sport1.


Menurut Allofs, pertemuan dini antara dua raksasa Bundesliga ini sebagai seeding yang salah. Harusnya, sesama dua tim papan atas Bundesliga dipertemukan minimal di babak 16 Besar.


"Buruk dampaknya untuk turnamen, karena akan kehilangan pesonanya pada babak-babak akhir jika yang masuk tidak banyak klub dari Bundesliga," tegasnya. (ren/tom/JPG)

Editor: Andi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore