
Qarabag menjadi klub pertama Azerbaijan yang tampil di fase grup Liga Champions
JawaPos.com - Nama klub sepak bola Qarabag FK memang belum terlalu familiar. Maklum saja, klub tersebut berasal dari negara dengan tradisi sepak bola yang kurang mengemuka yakni Azerbaijan.
Hanya saja, pada musim ini Qarabag akan sering disebut. Klub yang berusia 66 tahun atau dibentuk sejak 1951 itu berhasil mendobrak sejarah sepak Azerbaijan. Mereka menjadi klub pertama Azerbaijan yang berhasil tampil di fase grup Liga Champions.
Ya, Qarabag berhasil melaju ke fase grup Liga Champions 2017-2018 usai menyingkirkan jagoan Denmark, FC Kobenhavn di babak play-off. Usai menang 1-0 pada leg pertama, Qarabag hanya kalah 1-2 di kandang Kobenhavn pada leg kedua. Qarabag berhak lolos lantaran lebih agresif di kandang lawan meski agregat sama kuat 2-2.
Qarabag pun menjadi debutan di fase grup Liga Champions 2017-2018. Memang, masih ada satu debutan lagi yakni RB Leipzig. Klub promosi Bundesliga 1 pada musim lalu itu lolos langsung setelah menempati posisi ketiga klasemen akhir. Hanya saja, meski berstatus debutan, Leipzig masih kalah sensaional dari Qarabag.
Bukan apa-apa, Qarabag adalah satu-satunya klub asal Azerbaijan yang bisa lolos ke fase grup Liga Champions sejauh ini. Atau, menjadi klub pertama Azerbaijan yang menginjakkan kakinya di fase grup ajang antarklub Eropa paling bergengsi.
Sejatinya, Qarabag sudah sering tampil di pentas Eropa. Baik di Liga Champions, Liga Europa, maupun Piala Winners (turnamen yang sudah dihapus). Hanya saja, di Liga Champions, mereka sebelumnya selalu kandas di kualifikasi maupun play-off. Dan, baru musim ini mereka mampu melaju ke fase grup.
Qarabag sendiri termasuk klub elite di Azerbaijan. Hingga saat ini tim asuhan Gurban Gurbanov itu telah 5 kali menjuarai Liga Azerbaijan yakni pada 1993, 2013-14, 2014-15, 2015-16, dan 2016-17. Mereka juga 6 kali juara Piala Azerbaijan yakni pada 1993, 2005-06, 2008-09, 2014-15, 2015-16, dan 2016-17.
Klub yang dimiliki Tahir Gozal ini mulai menunjukkan performa menawan di Eropa semenjak diarsiteki Gurban Gurbanov, legenda hidup timnas Azerbaijan. Gurbanov mulai menukangi Qarabag sejak 2008. Di tangannya, prestasi demi prestasi diraih dan pada akhirnya berhasil mendobrak sejarah sepak bola Azerbaijan dengan menjadi tim pertama negara tersebut yang tampil di fase grup Liga Champions.
"Pencapaian yang fantastis. Kini, kami termasuk klub eliter di Eropa. Kami tak akan mematok target di fase grup nanti, kami hanya ingin menikmati setiap pertandingan di fase grup," sebut Gurbanov seperti dilansir Uefa.com.
Di skuad Qarabag, tak ada nama bintang tenar. Pemain asing pun didatangkan dari klub medioker dan belum punya nama. Tercatat ada 8 nama pemain asing. Mereka adalah Anton Kanibolotskiy (Kiper-Ukraina), Michel (Gelandang-Spanyol), Dino Ndlovu (Striker-Afrika Selatan), Ibrahim Sehic (Kiper-Bosnia), Ansi Agolli (Defender-Albania), Jakub Rzeźniczak (Defender-Polandia), Wilde-Donald Guerrier (Gelandang-Haiti), dan Dani Quintana (Gelandang-Spanyol).
Patut dinanti kiprah Qarabag di fase grup. Apakah sekadar menjadi penggembira atau mampu menciptakan kejutan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
