Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Agustus 2023 | 20.24 WIB

Etiket Berkunjung ke Pameran Seni Rupa: Jangan Segan Bertanya, Share di Medsos, dan Tag Senimannya

Seorang pengunjung memperhatikan sebuah patung bejudul Penari Betawi karya Dolorosa Sinaga, pada acara pembukaan Pameran Seni Rupa bertajuk Memoar di Galeri Emeria Soenassa, TIM, Jakarta, Pameran karya seniman yang juga anggota Dewan Kesenian Jakarta dan - Image

Seorang pengunjung memperhatikan sebuah patung bejudul Penari Betawi karya Dolorosa Sinaga, pada acara pembukaan Pameran Seni Rupa bertajuk Memoar di Galeri Emeria Soenassa, TIM, Jakarta, Pameran karya seniman yang juga anggota Dewan Kesenian Jakarta dan

JawaPos.com - Pameran seni rupa menjadi kesempatan menarik untuk menjelajahi beragam karya dan gagasan dari para seniman. Beberapa tahun belakangan, semakin banyak pameran seni yang diselenggarakan di Surabaya dan kota-kota lainnya.

Saat mengunjungi pameran seni, penting bagi kita sebagai penikmat seni untuk menunjukkan etika yang baik agar dapat menghargai karya seni yang dipamerkan dan mendapatkan pengalaman dengan lebih bermakna.

Berikut adalah beberapa panduan dasar untuk menjadi audiens pameran seni rupa yang cerdas.

  1. Jangan Segan untuk Masuk dan Bertanya

Sebagian orang menganggap pameran seni rupa membingungkan dan isinya sulit dimengerti. Tenang saja, pameran seni rupa sebetulnya tidak seserius itu. Jika Anda tidak paham maksud dari sebuah karya seni, silakan bertanya pada penjaga ruang pamer, seniman, atau kurator di sekitar ruang pamer. Biasanya seniman akan sangat senang jika melihat pengunjung antusias untuk tahu tentang karya yang mereka buat. Dari diskusi santai semacam itu, karya seni yang dipamerkan menjadi lebih bermakna karena bisa memantik pembicaraan antara pembuat dan audiensnya.

  1. Baca Petunjuk Pameran – Ada Yang Interaktif, Ada Yang Tak Boleh Disentuh

Perhatikan aturan dan petunjuk yang diberikan oleh penyelenggara pameran. Biasanya, tanda-tanda ini terdapat di dekat pintu masuk atau sudut-sudut ruang pamer. Beberapa karya seni mungkin memerlukan jarak pandang tertentu atau dilarang difoto. Hormati batasan tersebut untuk menjaga nilai karya seni dan memberi kesempatan bagi penonton lain untuk menikmatinya dengan baik. Memang ada beberapa karya seni yang boleh disentuh dan bersifat interaktif. Namun, sebagian besar karya seni tidak dapat dipegang. Karena sentuhan bisa mengikis permukaan dan bahkan mengakibatkan kerusakan permanen pada karya seni.

  1. Ajak Teman, Pasangan, Keluarga, Siapa Saja…

Selain bisa mengajak pasangan untuk sebuah gallery date, membawa keluarga dan anak-anak mengunjungi pameran seni juga menyenangkan. Bosan nggak sih ke mal melulu? Melihat karya seni sangat baik untuk memperkaya kemampuan imajinasi dan pola pikir anak. Namun, pastikan untuk mengawasi mereka dengan baik. Anak-anak bisa saja tidak menyadari batasan dalam ruang pamer, jadi pastikan mereka tidak merusak karya seni atau mengganggu pengalaman penonton lainnya. Berdiskusi dengan anak, teman, atau pasangan saat bersama-sama menghadapi karya seni bisa menjadi pengalaman yang berkesan.

  1. Ngobrol Boleh, Berisik No

Pengalaman menonton pameran seni bisa sangat menenangkan karena menjadi momen yang tenang dan reflektif. Hanya ada Anda dan karya seni. Pengalaman itu bisa bikin kangen karena saat berhadapan dengan karya seni, Anda dapat berdialog –memantulkan pikiran, perasaan, dan ingatan– dengan diri sendiri. Jika ingin ngobrol atau mengapresiasi karya seni dengan pasangan atau keluarga, cobalah melakukannya dengan suara lembut atau di area bersantai yang telah disediakan.

  1. Buat Dokumentasi, Pamerkan di Medsos

Mengambil dokumentasi berupa foto atau video untuk mengabadikan peristiwa seni adalah hal yang wajar. Para pengunjung pameran sangat dianjurkan untuk membagikan pengalaman mereka lewat berbagai kanal media sosial, tetapi jangan lupa tagging seniman, galeri, atau penyelenggaranya. Percayalah bahwa mengunggah dokumentasi kunjungan Anda di media sosial adalah sebentuk flexing yang berfaedah karena membantu promosi pameran sekaligus memperkenalkan seniman dan karyanya kepada khalayak! Meski demikian, di ruang pamer tetap bersikap bijak, jangan berlebihan hingga mengganggu pengalaman pengunjung lainnya.

Selamat menjelajah dan menikmati pameran seni rupa. Sampai bertemu. (*)

Oleh: AYOS PURWOAJI

Kurator seni rupa dan direktur artistik Biennale Jatim X 2023

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore