
ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)
Aku memasukinya, menyesapnya
Hingga kepala bahasa pecah
Dan kata-kata berserakan
Tinggal tanpa detak, tanpa makna
Tidak, kekasih, sejak saat itu
Aku tak mungkin lagi
Baik-baik saja. Beri aku jeda.
Beri aku doa-doa.
(2023)
---
Seseorang telah membuat serentang pantai bagi dirinya sendiri. Ia baringkan senja di sana dan tangannya yang jingga itu mengusap segala luka di matanya.
Kapal, ia punya kapal dengan tujuan yang hanya tercatat di kedalaman hatinya. Tujuan yang dicatatnya sendiri bersama sebuah kisah rahasia. Yang mengendap. Yang mengendap, mungkin untuk seluruh sisa napasnya.
Seseorang telah membuat
serentang pantai bagi dirinya sendiri. Sungguh, ia ingin pergi ke suatu cinta dari suatu cinta. Keinginan pergi yang aku luput memahami.
(2023–2025)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
