lenyap sebelum kau menyadarinya.’’
’’Tak ada melankolia di sana,’’ katanya lagi. ’’Tak ada puisi cinta
bisa lahir di sana.’’
Mungkin benar, mungkin pula tidak.
Tapi memang ada satu perempuan
berjalan di Palaran, di antara gulungan debu tanpa
masker, tanpa kacamata,
dan ia menangis.
Dan seperti bunyi sebuah sajak lama, ia ingin
tak ada yang bertanya kenapa.
---
DADANG ARI MURTONO
Lahir di Mojokerto, Jawa Timur. Karyanya, Sapi dan Hantu, juara III Sayembara Manuskrip Puisi Dewan Kesenian Jakarta 2021. Saat ini tinggal di Samarinda dan bekerja penuh waktu sebagai penulis serta terlibat dalam kelompok suka jalan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
