
Bejo Sugiantoro menjadi salah satu nama yang dinilai layak menukangi Persebaya.
JawaPos.com – Tuntutan agar Persebaya Surabaya mengganti pelatihnya semakin menguat. Terutama setelah kalah dari Perseru Serui di Stadion Marora, Selasa (31/7) sore. Itu menjadi kekalahan ketiga Persebaya secara beruntun. Saat ini mereka berada satu strip di atas zona degradasi.
Persebaya memang butuh pelatih baru. Seorang pelatih yang lebih berkarakter namun tetap bisa menjadi pengayom. Ada pelbagai nama diusulkan. Mulai dari Rahmad Darmawan hingga legenda Persebaya Bejo Sugiantoro.
“Mau tidak mau harus mencari pelatih baru. RD mungkin (cocok). Beliau punya segudang pengalaman,” sebut koordinator Bonek Tribun Kidul Suroboyo, Devara Noumanto kepada JawaPos.com.
Sayang, harapan untuk melihat RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan, menukangi Persebaya pupus. Sebab mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut telah diperkenalkan sebagai head coach anyar Mitra Kukar pada Selasa sore.
“Sayang sekali memang. Yang jelas Persebaya harus ganti pelatih baru yang berkualitas,” imbu Sinyo Devara, sapaan akrabnya.
Bagi pemerhati sekaligus penulis buku tentang Persebaya Oryza A. Wirawan, Green Force membutuhkan pelatih yang bisa mengangkat moril pemain. Sebab, tiga kekalahan beruntun membuat mental pemain mengalami demotivasi.
“Andai saja kita punya pelatih bertipe Alex Ferguson atau Jurgen Klopp di Indonesia, saya yakin Persebaya bisa bangkit. Ini masalah man management,” tutur Bonek yang bermukim di Jember itu.
Menurut Oryza, Alfredo sebenarnya bukan pelatih yang buruk. Bahkan Alfredo sangat berjasa mengangkat tim ini ke Liga 1 2018 dengan status juara Liga 2 2017. Hanya saja, problem itu muncul dari Alfredo sendiri.
“Dengan skema 4-3-3, Alfredo sebenarnya sempat bikin kami berharap banyak. Build up serangan dari belakang, high press tempo, bermain dari sayap yang punya kecepatan. Dalam beberapa kali laga, Persebaya enak dinikmati,” ulas bapak dua putra itu.
Dengan kondisi Persebaya yang saat ini terseok-seok, Oryza melihat beberapa nama yang pas serta berpotensi untuk menggantikan Alfredo. Satu di antaranya adalah head coach Persebaya U-19 Bejo Sugiantoro.
Sebagai legenda Persebaya, ayah kandung Rachmat ‘Rian’ Irianto ini tentu sangat memahami Green Force luar dalam. Apalagi sosoknya sangat disegani semasa masih bermain hingga menjadi pelatih.
“Mungkin seharusnya mantan pemain Persebaya lah yang menjadi pelatih tim ini. Sebab mereka tahu seperti apa seharusnya tim ini berjuang di lapangan,” lanjut Oryza.
Selain paham kultur Persebaya dan sepak bola Surabaya, manajemen Persebaya tak perlu mengeluarkan uang jika mengangkat Bejo sebagai head coach. Sebab Bejo sudah menjadi bagian dari tim ini. Namanya tercatat sebagai pelatih tim Persebaya U-19.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
