
Country Manager Xiaomi Indonesia Steven Shi usai acara peluncuran Redmi S2 di Jakarta, Selasa (23/5).
JawaPos.com – Xiaomi akhirnya angkat bicara menanggapi kabar smartphone 'gaibnya'. Xiaomi berkilah bahwa penyebab kelangkaan dan sulitnya mendapat ponsel Xiaomi di pasaran murni karena permintaan yang tinggi.
Country Manager Xiaomi Indonesia Steven Shi mengaku baru tahu soal kondisi 'smartphone gaib' itu di tanah air. "Saya terkejut dengan fenomena ini," katanya saat ditemui usai acara peluncuran Redmi S2 di Jakarta, Selasa (23/5).
"Saya rasa ini terjadi karena semua orang ingin mendapatkan ponsel terbaru dengan cepat setelah dirilis. Jadi kami pikir ini karena permintaannya yang tinggi,” katanya.
Dia juga sesumbar bahwa hal tersebut terjadi karena banyak orang yang menggemari produknya. Lagi-lagi, dia menegaskan bahwa kondisi ini terjadi lantaran masyarakat Indonesia antusias dengan brand Xiaomi. Sebab merek asal Tiongkok itu selalu memberi harga murah dengan kualitas terbaik.
Menghadapi kondisi ini, pihaknya mengaku tidak diam saja. Steven juga mengatakan bahwa Xiaomi selalu bekerja keras agar permintaan pasar yang tinggi dapat mereka atasi dan konsumen bisa mendapat barang yang mereka inginkan.
“Kami bersama partner kami akan berusaha menghadirkan ponsel lebih banyak ke Indonesia. Upaya tersebut demi agar para Mi Fans di tanah air bisa mendapat perangkat dengan cepat,” ucapnya.
Shi menyadari jika fenomena ini dibiarkan berlarut, maka penggemar setianya bisa tergoda dengan ponsel besutan vendor lain. Tidak hanya langka dan membuat konsumen kesal, smartphone gaib Xiaomi juga membuat harganya melambung tinggi. Harga tersebut bahkan cukup jauh dari harga smartphone Xiaomi yang diumumkan waktu peluncuran.
Sayangnya, ketika ditanya soal kapasitas produksi dan jumlah alokasi unit ponsel di setiap acara penjualan cepat, Shi enggan mengungkapkannya.
“Ini yang menjadi kerja keras kami. Setiap hari kami bekerja untuk menyuplai sebanyak mungkin barang dan memenuhi permintaan. Kami juga menyarankan untuk membeli di toko resmi kami agar konsumen mendapatkan official pricing atau harga resmi,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Xiaomi yang sepekan terakhir mengunggah gambar soal smartphone terbarunya di akun Instagram resmi, terpantau tidak seperti biasanya. Xiaomi yang biasanya mendapat sambutan hangat dari konsumennya justru dicaci dan dicibir konsumen.
Bahkan dari komentar-komentar di setiap foto unggahannya ada yang sampai mengeluarkan kata-kata kasar. Parahnya tidak sedikit pula yang menganggap bahwa strategi bisnis Xiaomi di tanah air untuk smartphone murahnya adalah sebuah pembodohan.
Kekesalan mereka terjadi gara-gara produk Xiaomi langka di pasaran. Karenanya, mereka menyebut smartphone gaib untuk produk Xiaomi itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
