
Shohei Matsunaga mampu jadi andalan Persela Lamongan di Liga 1 musim ini.
JawaPos.com – Persela Lamongan cukup kental dengan aroma Persib Bandung dalam beberapa tahun terakhir. Setidaknya dalam dua tahun terakhir ada tujuh mantan penggawa Persib yang memperkuat Laskar Joko Tingkir-julukan Persela.
Musim lalu ada empat mantan pemain Persib yang bergabung dengan Persela. Mereka adalah M. Agung Pribadi, Aang Suparman, Eka Ramdani, dan Samsul Arif Munip. Keempat pemain sukses tampil memukau di Lamongan.
Dari empat pemain itu, hanya Agung yang memutuskan bertahan di Persela. Namun pelatih Aji Santoso kembali menghadirkan tiga pemain baru eks Persib, yakni Ahmad Subagja Baasith, Shohei Matsunaga, dan kiper M. Ridwan.
Sebagai wajah baru di tim Persela, nama Baasith dan Matsunaga cukup mencolok. Baasith telah bermain dalam lima pertandingan. Sementara Matsunaga sudah tujuh kali tampil bersama Persela dan mencetak dua gol.
“Agung kondisinya masih belum fit. Kalau Shohei dan Baasith kontribusinya cukup bagus,” ucap pelatih Persela Aji Santoso kepada JawaPos.com.
Aji berbicara panjang lebar tentang Baasith. Di antara keempat mantan pemain Persib yang menghuni skuad Persela saat ini, Baasith memiliki progres paling pesat. Gelandang 21 tahun ini menjadi pemain andalan Persela di lini tengah.
“Awalnya orang-orang tidak tahu siapa Baasith. Sebab di Persib pun dia tidak pernah dipakai. Bahkan dia tergolong tim Persib U-21,” tutur pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang tersebut.
Apa yang disampaikan mantan pemain dan pelatih Persebaya Surabaya itu bukan isapan jempol belaka. Baasith hanya bermain dalam empat laga bersama Persib pada Liga 1 2017. Menit bermainnya pun sangat minim, hanya 199 saja.
“Sekarang, ketika dia saya berikan kesempatan, Baasith ibaratnya menjawab bahwa dia pemain yang punya kualitas. Hal ini terbukti dalam beberapa kali pertandingan, dia mampu tampil konsisten,” sanjung Aji Santoso.
Performa kiper M. Ridwan juga menarik perhatian Aji. Kiper Persib tahun 2016 ini telah bermain dalam empat laga bersama Persela. Sayangnya Ridwan acap kali menuai kritik karena bertindak ceroboh atau melakukan blunder.
“Sebenarnya penjaga gawang saya selalu bermain bagus. Cuma ada sedikit blunder. Secara keseluruhan mainnya bagus. Blunder itulah yang harus diminimalikan lagi agar tidak terjadi di pertandingan berikutnya,” tutup Aji.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022