
Persiraja Banda Aceh mensyukuri raihan satu poin dari kandang Persika Karawang.
JawaPos.com - Persiraja Banda Aceh mensyukuri hasil imbang 2-2 kala menghadapi Persika Karawang, Selasa (15/5). Mereka pun meraih tambahan satu poin dalam lanjutan Liga 2 yang digelar di Stadion Singaperbangsa, Kabupaten Karawang tersebut.
“Kita patut mensyukuri hasil imbang. Karena sebagaimana kita ketahui Persika Karawang adalah salah satu tim tangguh di Wilayah Barat yang mempersiapkan tim lebih awal”, kata Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani usai laga, Selasa (15/5) sore.
Manajemen Persiraja juga mengapresiasi permainan para pemainnya dalam menghadapi tim tuan rumah. Terlebih, dalam laga ini Laskar Rencong, julukan Persiraja, sempat unggul lebih dahulu.
“Kita memberi apresiasi perjuangan anak-anak yang tidak kenal lelah. Dari awal memimpin, tertinggal, sampai kemudian bisa memaksa hasil seri,” katanya.
Kendati demikian, mereka menyayangkan tindakan oknum suporter Persika Karawang di akhir laga. Bus yang ditumpangi rombongan Persiraja mendapat serangan ketika kembali ke hotel usai pertandingan.
“Ya benar, ada sekelompok kecil suporter yang menyerang. Sampai sebelah kaca bus hampir pecah karena lemparan batu,” ungkap Rahmat.
Dia menyayangkan tindakan ini. Karena sepanjang pertandingan hampir tidak ada insiden yang memancing keributan. Jika pun ada, masih dalam bentuk protes pemain Persika terhadap wasit.
“Kita memberikan apresiasi yang besar kepada pihak keamanan dan Panpel atas kesigapannya menjaga keamanan dan mengendalikan situasi. Dan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak,”’ tutup Rahmat.
Persiraja pun kini memperoleh 8 poin dan menduduki peringkat ke-3 Liga 2 Wilayah Barat. Menggeser Aceh United yang sebelumnya sempat menempati peringkat dua. Persiraja unggul selisih gol dari Aceh United meski memiliki poin sama. Sejak bergulir Liga 2, Pesiraja meraih 2 kemenangan, 2 kali imbang, dan sekali kalah.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
