Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Mei 2018 | 16.48 WIB

Lihat Arema FC Terpuruk di Dasar Klasemen, Pelatih PSM: Saya Prihatin

Robert Rene Alberts merasakan kesedihan melihat Arema FC yang terpuruk musim ini. - Image

Robert Rene Alberts merasakan kesedihan melihat Arema FC yang terpuruk musim ini.

JawaPos.com - Pelatih kepala PSM Makassar Robert Rene Albert mengungkapkan rasa prihatinnya melihat kondisi tim Arema FC saat ini. Singo Edan, julukan Arema, kini terpuruk sebagai juru kunci di peringkat 18 klasemen sementara Liga 1 2018.


Selama 7 pertandingan yang telah dilalui, Singo Edan hanya mampu memetik sekali kemenangan. Tepatnya saat Arema sukses mengandaskan tamunya Persipura Jayapura dengan skor 3-1 pada pekan keenam. Selebihnya, tim besutan Joko Susilo ini hanya bisa mendapatkan hasil seri dan kalah.


"Arema Nomor 18, sedangkan Persipura nomor 1 sementara ini. Padahal musim lalu lawan Persipura 3-0," kata Robert di Makassar, Selasa (8/5).


Robert mengaku apa yang dikatakan ini bukanlah sebuah kesimpulan. Namun, melihat keadaan Arema saat ini, menurut Robert, seperti terjadi masalah di dalam klub.


"Saya kira ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi itu dalam setiap pertandingan yang mereka jalani. Saya kira Arema tidak seharusnya berada dalam posisi di mana mereka tempati saat ini," terangnya.


Pada awal laga Arema hanya mampu memetik hasil seri 1-1 menjamu tamunya Mitra Kukar. Dijamu Persija Jakarta di pekan kedua, Arema kandas dengan skor akhir 1-3. Bertandang ke Borneo, kembali Arema dipaksa takluk dengan skor 1-2.


Kembali ke kandang berhadapan dengan Persib Bandung, Arema hanya bisa memetik hasil seri 2-2. Di markas Madura United Arema pun kembali takluk 2-3.


Arema baru bisa pertama kalinya mencicipi kemenangan setelah sukses menumbangkan tamunya Persipura dengan skor 3-1. Namun saat masuk ke markas Persebaya Surabaya, Arema kembali tak berkutik setelah kalah tipis 0-1. Hasil akhir itu membuat Arema FC sementara ini terbenam di dasar klasemen dengan mengantongi poin 5 dari 7 pertandingan.


Performa buruk inilah yang membuat Robert prihatin. Maklum, pelatih asal Belanda ini pernah merasakan kesuksesan saat menjadi pelatih Arema pada 2009-2010. Kala itu Robert mengantarkan Arema meraih titel juara Indonesia Super League dan menjadi pelatih asing pertama yang sukses meraih juara liga di musim perdananya. 

Editor: Agus Dwi W
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore