
Jennifer Dunn saat mendengarkan pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (5/4).
JawaPos.com - Artis kontroversial, Jennifer Dunn kembali menjalani sidang dugaan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), pada Kamis (3/5). Dalam sidang yang dimulai pukul 15.00 WIB, didengarkan dua keterangan saksi, yakni dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU), Dokter Dicky Oktrianda yang merupakan dokter di klinik tempat terdakwa sempat jalani rehabilitasi dan saksi ahli dari pihak terdakwa, Dokter Ilyas, yang merupakan kepala saksi rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Cirebon.
Dokter Dicky Oktrianda pun menyampaikan fakta baru dalam persidangan. Bahwa terdakwa telah jalani rehabilitasi (rawat jalan) di kliniknya, klinik Natura pada tahun lalu. Perempuan yang akrab disapa Jeje ini disarankan menjalani rehabilitasi sejak 23 April-23 Juli 2016. Namun, belum habis masa pengobatan, dia memutuskan berhenti.
"Terdakwa datang (ke klinik Natura) bulan April 2016. Waktu itu program 3 bulan, harusnya 23 April-23 Juli, tapi dia berhenti di 9 Juni," kata Dicky kepada majelis hakim dalam sidang.
Kemudian, Dicky mengungkapkan, terdakwa melakukan detoksifikasi 2 minggu sekali karena hasil tes urine menunjukkan positif Metafetamin dan Amfetamin. Selanjutnya, dalam sesi konsultasi, Dicky mengatakan bahwa terdakwa mengaku mengonsumsi pil-pil penenang selain sabu.
"Sepengetahuan saya cuma dua. Sabu dan obat penenang," kata Dicky menjawab pertanyaan majelis hakim.
Saat ditanyai adakah penggunaan ekstasi oleh Jedun, dokter itu pun membenarkannya.
"Dulu sempat," jawabnya.
Kemudian, kembali Dicky menyayangkan terdakwa tidak menyelesaikan perawatannya, sehingga kemungkinan untuk kambuh positif. Jika dilakukan rehabilitasi kembali, proses rehabilitasi dan detoksifikasi yang pernah dilakukan di kliniknya gugur dan harus kembali dari nol.
"Pemeriksaan yang dilakukan pada terdakwa awalnya tanggal 23 April. Kemudian rawat jalan 30 April, 14, 21 dan 28 Mei, dan 4 Juni dan 9 Juni berhenti. Karenanya, belum ada clearence atau pemeriksaan untuk kebersihan pasti," tukas Dicky pada majelis hakim.
Diketahui sebelumnya, Jennifer Dunn tertangkap di kediamannya pada tanggal 31 Desember dengan kasus kepemilikan sabu seberat 0,25 gram.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
