
Ketua Umum Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia (KRPI), Rieke Diah Pitaloka masuk ke Istana Negara
JawaPos.com - Ketua Umum Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia (KRPI), Rieke Diah Pitaloka masuk ke Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (1/5), untuk mewakili para buruh. Di sana dia masuk bersama anggota dari KRPI untuk menuntut beberapa hal kepada pemerintah.
Sebelum ke Istana Negara, Rieke berorasi di sekitaran pintu masuk Monas. Dengan berdiri di atas truk, ia memberi semangat kepada para buruh dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) yang datang dari berbagai daerah. Memakai topi KRPI dengan baju biru tua, dia menegaskan akan menyuarakan hak-hak buruh dan TKK agar hidup sejahtera.
"Kami di sini ingin para buruh hidup sejahtera. Revisi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN). Para pekerja harus hidup sejahtera," katanya, dengan sorakan kawanan buruh, di depan pintu Monas, Jakarta, Selasa (1/5).
Setelah berorasi, Rieke beserta perwakilan KRPI berjalan ke Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg) dengan kawalan anggotanya dan polisi. Di situ, Rieke berjalan sambil memegang selembar kertas yang berisi Panca Maklumat Rakyat Pekerja.
Di dalam isi surat tersebut, berisi mandat kepada Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Isinya adalah membentuk Badan Riset Nasional; mewujudkan Trilayak Rakyat Pekerja, yakni Kerja Layak, Upah Layak, dan Hidup Layak untuk seluruh pekerja; serta terpenuhinya lima Jaminan Sosial, yaitu Jaminan Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Pensiun, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Kematian.
Lalu ada memberi keadilan kepada seluruh pekerja yang berstatus sukarelawan, baik TKK, honorer, kontrak, pegawai tidak tetap dan pegawai tetap non PNS, dan sebagainya. Terakhir, menyelematkan aset negara dan mengembalikan tata kelola BUMN sesuai konstitusi dan UUD 1945.
Setelah di depan pintu masuk Kemensetneg, Rieke masuk ke dalam bersama perwakilan para buruh. Di sini, para awak media tidak diperbolehkan ikut masuk ke dalam. Penjagaan ketat diberikan pihak kepolisian dengan memegang senjata api yang menjaga tempat tersebut agar tidak terjadi kerusuhan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
