Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Juli 2026 | 13.05 WIB

Gibran Tak Duduk di Samping Prabowo saat Sidang Kabinet, Istana: Faktor Teknis

Posisi duduk Wapres Gibran Rakabuming Raka saat Rapat Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7) menuai sorotan karena berada di jajaran menko, bukan di samping Presiden. (Istimewa) - Image

Posisi duduk Wapres Gibran Rakabuming Raka saat Rapat Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7) menuai sorotan karena berada di jajaran menko, bukan di samping Presiden. (Istimewa)

JawaPos.com - Posisi duduk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (20/7) menuai sorotan.

Sebab, Gibran tidak duduk mendampingi Prabowo sebagaimana biasanya dalam rapat strategis bersama jajaran menteri, wakil menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih.

Kali ini, Gibran duduk jauh dari kursi Prabowo. Posisi Gibran berada di barisan menteri koordinator, bersebelahan dengan Menteri Koordinator Bidang Prekonomian Airlangga Hartarto.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, pengaturan posisi duduk tersebut tidak memiliki makna politik.

Menurut dia, tata letak tersebut sepenuhnya didasarkan pada kebutuhan teknis selama jalannya sidang.

"Yang perlu juga kami informasikan bahwa sidang kabinet paripurna sebelum yang kemarin itu dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2026. Jadi kurang lebih empat bulan yang lalu. Jadi ini adalah sidang kabinet paripurna rutin yang diselenggarakan oleh Bapak Presiden," kata Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/7).

Dalam sidang tersebut, kata Pras, Presiden Prabowo memaparkan evaluasi berbagai program prioritas sekaligus menyampaikan capaian pemerintahan selama sekitar 20 hingga 21 bulan.

Banyaknya materi yang dipresentasikan membuat Presiden menggunakan teleprompter sebagai alat bantu agar penyampaian data dan informasi lebih terstruktur.

"Nah, di situ karena beliau ingin menjelaskan banyak sekali program, maka kemarin kalau saudara-saudara perhatikan, karena banyaknya program itu juga harus diikuti atau didukung dengan data-data, maka kemarin beliau menggunakan alat bantu namanya teleprompter," ujarnya.

Prasetyo menuturkan, penggunaan teleprompter menjadi alasan utama penyesuaian tata letak di ruang sidang.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore