
Dubes Palestina menilai AS tidak lagi netral sebagai mediator
JawaPos.com - Serangan terhadap Palestina sudah menjatuhkan jumlah korban jiwa yang tidak terhitung lagi. Selama berpuluh-puluh tahun rakyat Palestina hidup di bawah ancaman dan berbagai serangan yang dilakukan Israel.
Terjadinya perang dan serangan bertubi-tubi ke Palestina oleh Israel masih terus bergulir. Masih banyak rakyat Palestina yang menjadi tahanan politik dan belum bisa lepas dari Israel. Sudah berpuluh-puluh tahun Palestina belum juga bebas dari jajahan Israel.
Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Saleh Muhammad Al Shun mengatakan, sejak Perjanjian Oslo, Palestina tetap memperjuangkan perdamaian untuk negerinya. "Selain itu, Palestina juga terus memperjuangkan hak-hak, juga wilayah terhadap Israel, beberapa waktu lalu.
"Hingga kini, Palestina masih berharap ada perdamaian untuk negaranya. Namun, niat baik Palestina malah dibalas dengan kebijakan-kebijakan ekstrem yang dilakukan Israel," sambung Zuhair.
Hal yang lebih parah, terang dia, barat mendukung Israel. Sebelumnya Palestina memandang Amerika Serikat (AS) sebagai mediator utama dalam proses perdamaian. Namun ternyata kebijakan AS malah mendukung Israel.
Ini terlihat setelah Donald Trump menjadi Presiden AS. Ia muncul dengan segala kebijakannya baru yang membuat seluruh dunia, khususnya Palestina kecewa.
"Palestina menilai AS tidak lagi netral sebagai mediator. AS kemudian lebih condong berpihak pada Israel," ujar Zuhair.
Sebenarnya, proses perdamaian ini berada di bawah perlindungan internasional, meskipun AS dinilai sudah tidak netral. "Namun negara-negara sahabat bersedia menjadi tuan rumah untuk menangani perdamaian Palestina," pungkas Zuhair.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
