
MUI meminta umat Islam tidak terprovokasi atas postingan Rendra. Dia meminta kasus itu diproses oleh pihak yang berwajib.
JawaPos.com - Partai Demokrat menjadi sorotan belakangan ini. Hal itu akibat ulah oknum kadernya, Rendra Hadi Kurniawan yang mendadak viral di media sosial (medsos). Sosoknya jadi perbincangan di medsos akibat dari postingan video-nya di akun facebook. Dari postingan itu terlihat dia diduga telah melakukan penistaan terhadap Nabi Muhammad SAW.
Saat ini Rendra yang merupakan kader Partai Demokrat itu sudah diamankan oleh Polda Jawa Timur untuk diproses hukum. Akibat kasus itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun mengeluarkan maklumat.
Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi mengimbau kepada seluruh umat Islam agar tidak terprovokasi terhadap postingan Rendra dan menyerahkan kasus itu kepada kepolisian.
"MUI meminta umat Islam untuk tetap tenang dan tidak terpancing dan terprovokasi dengan beredarnya video tersebut. Dan, menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak yang berwenang," ungkap Zainut kepada JawaPos.com, Jumat (27/4).
Zainut menegaskan, kasus Rendra itu merupakan pidana murni, sehingga jangan politisasi untuk menghindari terjadinya kegaduhan di masyarakat.
"Masalah tersebut menurut kami adalah pidana murni, jadi jangan ditarik ke ranah politik karena khawatir dapat menimbulkan kegaduhan," tegas Tauhid.
Hal senada juga turut disampaikan Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) MUI Maduki Baidowi. Dia mewanti-wanti dengan terjadinya beberapa kasus penistaan, umat Islam agar lebih waspada terhadap adanya pihak berkepentingan memanfaatkan situasi ini.
"Ini kan memang banyak kejadian-kekadian yang serupa seperti itu, nah kepada seluruh umat Islam, kami MUI menghimbau supaya hati-hati takut semacam adu domba umat," tambah Baidowi.
Kepastian Rendra sebagai kader Partai Demokrat diungkapkan oleh Ketua Bidang Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen. Dia menyebut. Rendra tercatat sebagai anggota Partai Demokrat DPC Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
"Di DPC Sidoarjo dia anggota biasa, tidak tercatat sebagai pengurus tetapi sebagai anggota kader," pungkas Ferdinand.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
