Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 April 2018 | 15.56 WIB

Kenapa Ban Belakang Motor Lebih Cepat 'Gundul' Dibanding Ban Depan?

Ilustrasi ban motor roda belakang - Image

Ilustrasi ban motor roda belakang

JawaPos.com - Ban adalah salah satu komponen penting untuk membantu performa kendaraan baik oda dua, empat maupun kendaraan berat. Khusus untuk motor, fungsi ban selain memastikan kinerja, juga sangat penting dalam menunjang aspek keselamatan pengedaranya.


Biasanya, pergantian ban dilakukan dikarenakan usia, juga karena kualitas ban yang sudah menurun. Umumnya, pergantian ban belakang lebih cepat dari ban depan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Sebenarnya ada faktor-faktor yang menjadi penyebab ban belakang motor lebih cepat habis atau haus daripada ban depan.


"Alasan pertama, karena ban belakang itu sebagai penggerak agar motor bisa melaju. Roda belakang baik di motor matic, bebek, ataupun sport, saat gas ditarik, mesin akan bekerja dan memutar rantai atau v-belt. Rantai atau v-belt ini kan terhubung dengan ban belakang, jadinya akan lebih dulu berputar," kata pemilik bengkel Vidici Tire Shop, Ucok Marbun, di Vidici Tire Shop, Jl. H. Asnawi No. 23, Beji, Depok, Kamis (12/4).


Ia menambahkan, penyebab lain ban belakang lebih cepat habis daripada ban depan adalah panas mesin. Ban belakang bisa lebih cepat habis dikarenakan ada panas dari crankcase, CVT, dan knalpot. Terlebih, ban adalah komponen berbahan karet, dimana bila karet dekat dengan suhu panas maka akan mudah memuai.


"Jangan lupa dengan gesekan antara ban dan permukaan jalan. Belum lagi kalau pengendara mempunyai kebiasaan memakai rem belakang," lanjutnya.


Saat memakai rem belakang, otomatis ban belakang akan menahan momentum gerak dari sebuah motor. Dari rem belakang ini, lama kelamaan ban belakang motor akan terkikis. "Tak hanya itu, ban belakang juga berfungsi untuk menahan beban angkut di motor. Oleh karena itu frekuensinya adalah dua kali ganti ban belakang dan satu kali ganti ban depan," tuturnya.


Selain itu, tak jarang dalam pergantian sebuah ban motor, banyak pengendara yang mengganti posisi rodanya, yakni ban belakang untuk roda depan dan sebaliknya. Hal ini menurut Ucok tidak baik dalam mengganggu keseimbangan motor. "Akan tidak nyaman saat motor dibawa baik di jalan lurus ataupun belok," tutupnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore