
Ilustrasi ban motor roda belakang
JawaPos.com - Ban adalah salah satu komponen penting untuk membantu performa kendaraan baik oda dua, empat maupun kendaraan berat. Khusus untuk motor, fungsi ban selain memastikan kinerja, juga sangat penting dalam menunjang aspek keselamatan pengedaranya.
Biasanya, pergantian ban dilakukan dikarenakan usia, juga karena kualitas ban yang sudah menurun. Umumnya, pergantian ban belakang lebih cepat dari ban depan. Mengapa hal ini bisa terjadi? Sebenarnya ada faktor-faktor yang menjadi penyebab ban belakang motor lebih cepat habis atau haus daripada ban depan.
"Alasan pertama, karena ban belakang itu sebagai penggerak agar motor bisa melaju. Roda belakang baik di motor matic, bebek, ataupun sport, saat gas ditarik, mesin akan bekerja dan memutar rantai atau v-belt. Rantai atau v-belt ini kan terhubung dengan ban belakang, jadinya akan lebih dulu berputar," kata pemilik bengkel Vidici Tire Shop, Ucok Marbun, di Vidici Tire Shop, Jl. H. Asnawi No. 23, Beji, Depok, Kamis (12/4).
Ia menambahkan, penyebab lain ban belakang lebih cepat habis daripada ban depan adalah panas mesin. Ban belakang bisa lebih cepat habis dikarenakan ada panas dari crankcase, CVT, dan knalpot. Terlebih, ban adalah komponen berbahan karet, dimana bila karet dekat dengan suhu panas maka akan mudah memuai.
"Jangan lupa dengan gesekan antara ban dan permukaan jalan. Belum lagi kalau pengendara mempunyai kebiasaan memakai rem belakang," lanjutnya.
Saat memakai rem belakang, otomatis ban belakang akan menahan momentum gerak dari sebuah motor. Dari rem belakang ini, lama kelamaan ban belakang motor akan terkikis. "Tak hanya itu, ban belakang juga berfungsi untuk menahan beban angkut di motor. Oleh karena itu frekuensinya adalah dua kali ganti ban belakang dan satu kali ganti ban depan," tuturnya.
Selain itu, tak jarang dalam pergantian sebuah ban motor, banyak pengendara yang mengganti posisi rodanya, yakni ban belakang untuk roda depan dan sebaliknya. Hal ini menurut Ucok tidak baik dalam mengganggu keseimbangan motor. "Akan tidak nyaman saat motor dibawa baik di jalan lurus ataupun belok," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
