Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Januari 2026 | 05.59 WIB

Masih Nekat Pakai Ban Kedaluwarsa? Ini 9 Risiko Serius yang Bisa Mengancam Nyawamu

Ilustrasi memilih ban mobil yang sesuai. (Freepik)

JawaPos.com - Banyak pengemudi fokus pada tampilan luar mobil atau performa mesin, tapi lupa satu komponen krusial yang langsung bersentuhan dengan jalan yakni ban. Padahal, ban yang sudah melewati masa pakainya diam-diam menyimpan banyak bahaya, meski secara visual masih terlihat “layak jalan”.

Masalahnya, ban kedaluwarsa sering kali tidak menunjukkan kerusakan mencolok. Namun di balik permukaannya, kualitas karet dan struktur ban sudah menurun drastis. Kalau dibiarkan, risikonya bukan cuma soal kenyamanan, tapi juga keselamatan kamu dan pengguna jalan lain.

Berikut 9 bahaya memakai ban yang sudah kedaluwarsa pada kendaraan seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Kenyamanan Berkendara Menurun Drastis

Ban yang sudah kedaluwarsa biasanya kehilangan kelenturannya. Karet menjadi lebih keras akibat usia dan paparan panas dari aspal, rem, serta mesin. Kondisi ini membuat bantingan terasa kasar dan suara gesekan ban jadi lebih berisik, sehingga pengalaman berkendara terasa tidak nyaman, apalagi saat melintasi jalan rusak.

2. Daya Cengkeram Ban Jauh Berkurang

Seiring waktu, elastisitas karet ban akan menurun. Akibatnya, kemampuan ban untuk “menggigit” permukaan jalan tidak lagi optimal. Saat kamu mengerem atau berakselerasi, ban tidak bisa mencengkeram aspal dengan baik, sehingga risiko selip meningkat, terutama di kondisi jalan licin.

3. Risiko Ban Meletus Semakin Besar

Ban yang sudah berumur lebih rentan pecah, terlebih jika kamu melaju dengan kecepatan tinggi atau membawa muatan berat. Kompon yang sudah kaku tidak mampu menahan tekanan udara secara stabil. Dalam kondisi ekstrem, ban bisa meletus tiba-tiba tanpa peringatan.

4. Traksi Mobil Menurun

Tapak ban yang aus dan mengeras akan mengurangi traksi secara signifikan. Mobil jadi lebih sulit dikendalikan, terutama saat menikung tajam atau melaju di jalan basah. Situasi ini jelas berbahaya karena dapat menyebabkan mobil kehilangan arah dalam waktu singkat.

5. Indikator Keausan (TWI) Tidak Bekerja Optimal

Ban modern dilengkapi Tread Wear Indicator (TWI) untuk membantu pengemudi mengetahui batas keausan ban. Namun pada ban yang sudah terlalu tua, kembang ban mengeras dan kehilangan fleksibilitas. Akibatnya, indikator ini tidak lagi mudah terbaca dan kondisinya jadi menyesatkan.

6. Konsumsi Bahan Bakar Jadi Lebih Boros

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore