
Kiper Juventus, Gianluigi Buffon mendapat kartu merah di leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis (12/4) dini hari WIB.
JawaPos.com - Pertandingan Real Madrid melawan Juventus di leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis (12/4) dini hari WIB menjadi momen yang sulit dilupakan oleh Gianluigi Buffon. Di laga tersebut, Buffon dipaksa menerima dua hal buruk yakni kartu merah dan kekalahan aggregat.
Bagi sang pemain, kartu merah yang diterimanya di Estadio Santiago Bernabeu menjadi yang pertama sekaligus yang (mungkin) terakhir sepanjang karirnya di kompetisi Liga Champions. Kartu merah itu ia dapatkan usai melontarkan kritik pedas ke Michael Olivier, wasit yang memimpin jalannya pertandingan.
Kritik tersebut diungkapkan Buffon yang tidak menerima keputusan wasit usai memberi hadiah penalti untuk Madrid di masa injury time babak kedua. Gara-gara penalti tersebut, pupus sudah ambisi Juventus lolos ke babak semifinal.
"Wasit menganggap kontak fisik antara Medhi (Benatia) dengan Lucas Vazquez sebuah pelanggaran. Menurut saya itu tidak sepenuhnya benar. Ada keragu-raguan dalam kejadian tersebut," ucap Buffon.
"Kedua tim tampil bagus. Bahkan para pemain Juventus lebih hebat dari biasanya. Hanya kami yang bisa melakukan itu di markas Real Madrid. Namun keputusan wasit menghancurkan segalanya. Perlu menjadi hewan liar untuk melakukan ini. Di hatinya hanya ada tempat sampah. Dia menghancurkan kami dengan cara seperti ini," cetus Buffon.
Di laga tersebut, Juventus unggul melalui dua gol Mario Mandzukic dan Blaise Matuidi. Namun keunggulan itu tidak berarti apapun sebab secara aggregat, Bianconeri kalah 3-4.
Meski demikian Buffon tetap bangga dengan perjuangan rekan-rekannya. Sepanjang sejarah Liga Champions, Juventus jadi tim pertama yang mengalahkan Real Madrid di kandangnya sebanyak tiga kali.
"Ini pertandingan yang tak mungkin dilupakan. Anda melihat 18 prajurit dengan ambisi besar berjuang dan berkeringat demi memenuhi keinginannya. Kami melakukan sesuatu yang hebat dan sangat heroik. Kami pulang ke Italia dengan kepala tegak," ujar Buffon pada Sky Sport Italia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
