Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 April 2018 | 17.00 WIB

IHSG Dibuka Menghijau di Level 6.363 Poin, Mainkan 6 Saham Ini

bursa efek indonesia - Image

bursa efek indonesia

JawaPos.com - Pasar saham Indonesia kembali sukses dibuka menguat pada perdagangan hari ini, memperpanjang kenaikan yang terjadi dua hari kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 37 poin atau 0,59 persen ke 6.363 poin.


Sementara, Indeks LQ45 naik 7,91 poin atau 0,76 persen menjadi 1.047 poin, indeks Jakarta Islamic Index (JII) menguat 3,16 poin atau 0,43 persen ke 740 poin, dan indeks IDX30 naik 4,38 poin atau 0,77 persen ke 571 poin.


Mengawali perdagangan, ada 129 saham menguat, 13 saham melemah, dan 84 saham stagnan. Pagi ini, transaksi perdagangan mencapai Rp 115,35 miliar dari 94,91 juta lembar saham diperdagangkan.


Hampir seluruh sektor bergerak menguat, dengan sektor keuangan naik 1,01 persen. Tercatat, hanya sektor perkebunan yang masih bergerak di zona merah.


Menurut analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta, laju IHSG diperkirakan melanjutkan tren penguatan, setelah kemarin ditutup menguat 1,28 persen menjadi 6.325 poin, level penutupan tertinggi dalam lebih dari tiga pekan terakhir.


Dia menyebutkan, berdasarkan daily pivot Bloomberg, saat ini support pertama dan kedua IHSG berada di kisaran 6.267-6.209 poin, sedangkan resisten pertama dan kedua di rentang 6.359- 6.392 poin. MACD berhasil membentuk pola golden cross di area negatif.


"Sementara itu, stochastic dan RSI bergerak ke atas di area netral. Terlihat pola three outside up candlestick yang mengindikasikan ada potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG ," ujarnya di Jakarta, Rabu (11/4).


Dengan demikian, kata Nafan, pergerakan IHSG yang akan menuju kisaran resisten 6.359-6.393 bisa direspons pelaku pasar dengan mempertimbangkan enam saham berikut:


1. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA). Fase akumulasi akan terbentuk dalam rangka membentuk pola uptrend. 'Akumulasi Beli' pada kisaran Rp 1.175-1.195, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.215, 1.295, dan 1.380. Support: Rp 1.145.


2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Saat ini, terlihat beberapa pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 'Akumulasi Beli' pada kisaran Rp 272-278, dengan target harga secara bertahap di level Rp 292, 314, 366, dan 418. Support: Rp 262.


3. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), Saat ini, terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan indeks saham. 'Sell' pada kisaran Rp 18.900-19.200, dengan target harga di level Rp 18.000. Resistance: Rp 19.800.


4. PT Jasa Marga Tbk (JSMR). Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish belt hold candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. 'Buy on Weakness' pada kisaran Rp 4.600-4.640, dengan target harga secara bertahap di level Rp 4.690 dan 4.790. Support: Rp 4.560.


5. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Saat ini, harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. 'Buy on Weakness' pada kisaran Rp 1.500-1.520, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.530 dan 1.540. Support: Rp 1.490.


6. PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP). Fase akumulasi akan terbentuk dalam rangka membentuk pola uptrend. 'Akumulasi Beli' pada kisaran Rp 2.700-2.770, dengan target harga secara bertahap di level Rp 2.830, 2.960, 3.260, dan 3.560. Support: Rp 2.660.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore