
Ilustrasi Hacker. Sejumlah pakar keamanan IT meminta pemerintah dan DPR agar memasukan RUU Perlindungan Data Pribadi sebagai prioritas prograk legislasi nasional (prolegnas).
JawaPos.com – Rancangan Undang-undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) dianggap bukan merupakan hal mendesak yang harus diberlakukan, karena di era digital seperti sekarang data pribadi seseorang mudah sekali dicari di dunia maya.
Meski demikian, pengamat hukum pidana Universitas Trisakti Jakarta, Abdul Fickar Hadjar mengatakan, bocornya data pribadi ke publik dapat berdampak buruk. Pasalnya, data pribadi seseorang kerap kali dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mencari keuntungan pribadi.
Menurut Fickar data pribadi ini paling sering digunakan untuk mengambil keuntungan financial.
“Pasti motifnya ekonomi,” ungkap Fickar kepada JawaPos.com, Selasa (3/4).
Untuk mengantisipasi hal itu, Fickar mengatakan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk melindungi privasinya. Salah satunya yaitu tidak menulis seluruh data pribadinya di media sosial.
“Jangan tulis semua data yang anda anggap itu data rahasia. Ingat media sosial itu bisa dibaca semua orang,” tegas Fickar.
Namun, apabila data pribadi sudah terlanjur bocor dan korban merasa dirugikan, Fickar menyarankan agar korban mencari cara untuk mengungkap pelaku di balik bocornya data tersebut.
Tidak perlu menggunakan UU PDP, menurut Fickar, korban bisa menjerat pelaku dengan pasal-pasal dalam Undang-undang 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
“Jika diketahui dan diidentifikasi pemalsunya atau yang meng-hack, itu bisa di pidana berdasarkan UU ITE,” pungkas Fickar.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
