Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 1 April 2018 | 17.54 WIB

Cerita Lain Kebakaran Teluk Balikpapan, Air Hujan Bau Solar

LAUTAN API: Kebakaran besar terjadi di kawasan Teluk Balikpapan sekitar pukul 11.00 Wita, juga menimpa sebuah kapal kargo batubara, Sabtu (31/3). - Image

LAUTAN API: Kebakaran besar terjadi di kawasan Teluk Balikpapan sekitar pukul 11.00 Wita, juga menimpa sebuah kapal kargo batubara, Sabtu (31/3).

JawaPos.com - Setelah api di Teluk Balikpapan padam pada tengah hari, sore pukul 17.00 Wita hujan mengguyur kawasan tersebut. Saat itu kembali muncul kekhawatiran di antara para warga. Sebab, bau air hujan seperti minyak.


"Ini hujannya bau solar. Tadi pagi bau, sekarang hujan tambah bau lagi," kata Suci, warga pesisir Teluk Balikpapan, kepada Kaltim Post (Grup Jawa Pos) Hal serupa disampaikan Mikhael, warga Perumahan Sosial, Batu Ampar. "Iya Mas, hujannya bau solar. Saya pakai masker terus," tandasnya.


Belum ada penjelasan dari pihak terkait tentang air hujan bau minyak itu. Kondisi tersebut menambah panjang polusi udara di kawasan Teluk Balikpapan sepanjang seharian kemarin. Sebab, warga di sana sudah meicum bau menyengat minyak sejak pagi buta.


Nabila Dienna Sabila, warga Balikpapan Baru, mengaku mencium bau seperti minyak sejak subuh. "Saya kira cuma perasaan saja. Ternyata banyak juga yang cium baunya. Bukan cuma di sini (Balikpapan Baru). Teman-teman di daerah lain juga cium bau minyak," ujarnya. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore