
Presiden dan CEO Supreme Energy, Supramu Santosa (kiri) saat penandatangan perjanjian pembiayaan Proyek Panasbumi Rantau Dedap
JawaPos.com – Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Rantau Dedap I berkapasitas 98,4 MW mendapat kepastian pembiayaan. Itu setelah PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) merampungkan perjanjian pembiayaan. Total dana yang diperoleh sebesar USD 540 juta atau sekitar Rp 7,398 triliun (kurs Rp 13.700 per USD).
Kepastian penandatanganan itu dilakukan pada Jumat (23/3). Dilakukan oleh SERD dengan Japan Bank for International Cooperation (JBIC), Asian Development Bank (ADB) dan kelompok bank komersial internasional yang terdiri dari tiga perbankan. Nippon Export and Investment Insurance sebagai penjamin.
Untuk informasi, SERD adalah perusahaan patungan yang terdiri dari PT Supreme Energy, ENGIE dari Perancis, Marubeni Corp dan Tohoku Electric Power Co., Inc. dari Jepang. ’’Pinjaman itu untuk proyek di Muara Enim, Wilayah Lahat dan Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatra Selatan,’’ jelas Presiden dan CEO Supreme Energy, Supramu Santosa
SERD tidak mau berlama-lama dalam merealisasikan pembangunan PLTP. Oleh sebab itu, SERD juga telah menunjuk Kontraktor EPC, konsorsium PT Rekayasa Industri dan Fuji Electric. Proyek itu diharapkan akan selesai dalam dua tahun ke depan.
’’Rencananya rampung pada 2020, dengan kapasitas produksi listrik bebas karbon sebesar 98,4 MW, dan mengurangi emisi CO2 sebayak 486 ribu ton per tahun," imbuh Supramu.
Lebih lanjut dia menjelaskan, pengembangan panas bumi Rantau Dedap merupakan proyek PLTP kedua yang dibangun oleh Supreme Energy. Sebelumnya, perusahaan energi nasional itu tengah membangun proyek serupa di Muara Laboh, Solok Selatan, Sumatera Barat, yang pembiayaannya didapat pada 2017.
"Ini merupakan komitmen yang kuat dari Supreme Energy dalam pengembangan sumber daya panas bumi di Indonesia,’’ imbuhnya. Jika semua proyek itu berjalan lancar, maka pihaknya ikut meningkatkan porsi energi baru terbarukan (EBT).
Selain itu, proyek Rantau Dedap menyediakan kesempatan kerja bagi sekitar 1.200 orang. Termasuk, peluang bagi bisnis lokal selama masa konstruksi. Listrik bebas emisi CO2 yang dihasilkan oleh pembangkit itu dapat menyediakan listrik untuk sekitar 130 ribu rumah tangga.
Pengembangan energi panas bumi di Indonesia memang belum masif. Padahal, Indonesia merupakan rumah bagi sekitar 40 persen cadangan panas bumi dunia. Potensinya, mencapai 28 ribu MW. Panas bumi juga merupakan sumber energi yang ramah lingkungan

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
