Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Maret 2018 | 13.05 WIB

Polda Bengkulu Dukung Penuh Operasional Proyek Hululais PGE

Panas Bumi - Image

Panas Bumi

JawaPos.com - Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu mendukung penuh operasional Proyek Panas Bumi Hululais, yang tengah dikerjakan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE). Hal ini ditunjukan dengan adanya kunjungan dari Direktur Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Polda Bengkulu Kombes Pol Mohamad Arifin.


Kunjungan tersebut juga sekaligus memahami lebih jauh terkait dengan kegiatan operasional bisnis panas bumi (geothermal). Arifin mengatakan pengamanan obvitnas khususnya di sektor minyak dan gas bumi (migas) dan panas bumi sudah menjadi tanggung jawab dan komitmen semua pemangku kepentingan.


Pemerintah pun telah mengaturnya melalui Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional (Obvitnas) dengan pertimbangan bahwa obvitnas memiliki peran penting bagi kehidupan bangsa dan negara ditinjau dari aspek ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan.


Khusus di lingkup industri migas, lanjutnya, pengamanan sangat dibutuhkan karena wilayah kerja fasilitas operasi migas yang merupakan aset negara. Asistensi tersebut juga sebagai wujud tanggung jawab Polda Bengkulu dalam menjaga obvitnas di Propinsi Bengkulu yang menjadi wilayah teritorialnya.


Obvitnas, katanya, bisa berjalan dengan baik apabila telah menerapkan sistem manajemen pengamanan, yang komprehensif, sehingga gangguan bisa diredam semaksimal mungkin.


"Kami, dalam hal ini Polda Bengkulu sangat mendukung penuh operasional proyek PGE di Hululais," kata Arifin dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/3).


Saat site visit ke lokasi pemboran sumur Geothermal HLS-D/1, Cluster A, Cluster X, dan Disposal, Direktur Pamobvit Polda Bengkulu, yang didampingi jajaran perwira Polda Bengkulu lainnya, selanjutnya mendapat pemaparan lebih detail dari Pimpinan Proyek Hululais Hasan Basri.


Hasan menambahkan, Geothermal Hululais adalah proyek strategis untuk ketahanan energi nasional terutama bagi Provinsi Bengkulu dan juga Sumatera. Untuk itu, keberadaan proyek Hululais sangat memerlukan dukungan sistem manajemen pengamanan yang baik.


"Proyek Hululais ini padat modal dan teknologi, sehingga apabila pengamanan kurang diperhatikan bisa berpotensi terhambatnya proyek," kata Hasan.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore