Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Maret 2018 | 00.28 WIB

Baru Terpilih, Ketua PSSI Kabupaten Malang Bakal Lakukan Ini

Agusto Arie Frianto (baju hitam), Ketum PSSI Kabupaten Malang terpilih - Image

Agusto Arie Frianto (baju hitam), Ketum PSSI Kabupaten Malang terpilih

JawaPos.com - Tampuk kepemimpinan Ketua PSSI Kabupaten Malang, Jawa Timur, resmi dipegang oleh Agusto Arie Frianto. Dia terpilih dalam kongres PSSI Kabupaten Malang dan mengalahkan dua kandidat lainnya, Agus Bintoro dan Slamet Suyono.


Agusto pun bakal melakukan hal yang dijanjikan sejak awal. Dia menegaskan, konsentrasi PSSI Kabupaten Malang di bawah kepemimpinannya adalah menaikkan input subsidi. Tujuannya, untuk membantu bibit-bibit atlet muda dan meningkatkan talenta para atlet agar lebih berkualitas.


Peningkatan subsidi itu juga digunakan untuk memberikan pembinaan kepada atlet dan wasit. "Kami harapkan kenaikan subsidi Nusa sebanyak dua kali lipat dari sekarang. Berapa nominalnya, kami rapat kerja dahulu. Yang pasti dengan adanya raker nominalnya akan diketahui," tegas Agusto.


Seperti diketahui, pada putaran pertama pemilihan, Agusto meraih 17 suara dari total 34 suara. Sementara Slamet 16 suara dan 1 suara untuk Agus Bintoro. Karena tidak quorum alias belum mencapai angka 50+1 sesuai dengan tata cara voting, akhirnya dilakukan pemilihan putaran kedua dengan kandidat Agusto dan Slamet.


Hasilnya, 18 suara untuk Agusto dan 17 suara untuk Slamet. Meski beda sangat tipis, seara sah Ketua Umum PSSI Kabupaten Malang periode 2018-2022 dipegang kendali Agusto.


Ditemui usai penghitungan suara, Agusto mengaku sudah merancang program kerja. Langkah yang akan dilakukan adalah menggelar rapat kerja yang melibatkan 34 POPS (persatuan perorangan atau persatuan sepakbola) se-Kabupaten Malang.


"Akan kami kumpulkan dan dibahas program setahun ke depan," ucap Agusto ditemui JawaPos.com di salah satu hotel di Turen, Kabupaten Malang, Sabtu (24/3).


Sementara itu, Bupati Malang, Rendra Kresna, mengakui bahwa pendanaan dari Pemkab Malang untuk PSSI memang kecil. Bahkan, pendanaan secara global untuk olahraga bisa dibilang minimal.


"Untuk KONI, hanya 0,5 persen dari total APBD. Bisa dibayangkan betapa susahnya KONI untuk membagi," bebernya.


Dia berharap partisipasi dari para pegiat olahraga dan pemerhati. Tujuannya, untuk membantu Pemkab Malang meningkatkan prestasi olahraga. Utamanya di bidang sepakbola.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore