
Egy Maulana Vikri tak mengerti kenapa dirinya disebut Lionel Messi dari Indonesia
JawaPos.com - Egy Maulana Vikri telah menjadi fenomena tersendiri di sepak bola Polandia usai diperkenalkan sebagai pemain Lechia Gdansk. Kontrak Egy sebagai penggawa Lechia akan efektif pada 8 Juli 2018. Pemberitaan terkait Egy tak hanya ramai di tanah air, pun di Polandia. Bahkan, media-media Polandia terang-terangan menyebut Egy sebagai Lionel Messi dari Indonesia.
Bukan hal baru kemampuan Egy dianggap seperti bintang Barcelona tersebut. Di Indonesia, saat Egy bermain bersama Timnas U-19, Egy mendapat julukan Messi Kelok Sembilan. Itu merujuk dari daerah di Payakumbuh, Sumatera Barat. Egy sendiri berasal dari Medan.
Dalam sebuah acara talk show di televisi Polandia yang bertajuk Cafe Futbol, Egy memberikan jawaban terkait dirinya disamakan dengan Messi. Egy mengatakan, dirinya masih jauh untuk menjadi seperti kapten Timnas Argentina itu.
"Saya tidak mengerti mereka (media Polandia) menilai saya sebagai Messi dari Indonesia. Pastinya saya masih jauh dibandingkan dia. Saya masih perlu belajar lebih keras lagi," ungkap Egy.
Egy sendiri tak terlalu mempermasalahkan hal itu. Bahkan, dia menyebut itu sebagai doa. Dia pun ingin terus belajar dan bekerja keras. Egy pun bermimpi bisa seperti yang dikatakan publik Polandia.
"Saya ingin memperbaiki kekurangan saya. Terkait sebutan Messi dari Indonesia, itu semua mereka yang menilai dan saya tak bisa melarang mereka. Tapi, kalau saya bisa seperti yang mereka katakan, itu merupakan mimpi terbesar saya," imbuh Egy.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
