
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (paling kanan) bersama Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (tengah) dan juru bicara KPK Febri Diansyah (paling kiri) saat menggelar konferensi pers penetapan tersangka Fayakun Andriadi, Rabu (14/2)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang hakim dan panitera Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. Selain keduanya, KPK juga menciduk lima pihak lain yang diduga turut serta dalam kasus dugaan suap-menyuap. Menindaklanjuti hal ini, tim dari Badan Pengawas MA akan mengecek soal adanya pelanggaran dari OTT tersebut.
"Bawas MA tengah menindaklanjutinya untuk mengetahui indikasi permasalahannya," kata Juru Bicara MA, Suhadi saat dikonfirmasi awak media, Senin (12/3) malam.
Menurut Suhadi, oknum lembaga peradilan tersebut diciduk lembaga antirasuah lantaran menerima suap atas suatu perkara. Namun belum diketahui pasti apa perkara tersebut.
"Belum tahu pasti, bisa perkara perdata maupun pidana," ungkap Suhadi.
Oleh karena itu, saat ini Tim Bawas MA tengah melakukan pengecekan terkait pelanggaran yang dilakukan oknum peradilan yang ditangkap tersebut.
"Ketua PN Tangerang sudah melapor kepada ketua muda dan ketua pengawasan," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Tim Satgas Penindakan KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan(OTT) Senin (12/3) petang. Dalam operasi senyap kali ini, tim yang berasal dari direktorat penindakan tersebut, mengamankan seorang hakim di wilayah Tangerang.
"Hakim yang ditangkap," tutur sumber internal KPK kepada JawaPos.com ketika dikonfirmasi.
Selain menangkap seorang hakim, dalam OTT tersebut, tim juga mengamankan beberapa pihak lain yang diduga turut serta dalam dugaan kasus dugaan suap-menyuap tersebut.
Mereka antara lain seorang yang berprofesi sebagai panitera dan pihak pengacara yang diduga sebagai pihak penyuap.
Hingga saat ini para pihak tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif selama kurang lebih 1x24 jam oleh tim penyelidik dan penyidik KPK. Pemeriksaan dilakukan guna ditentukan status hukum para pihak yang diciduk tersebut.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
