
TNI bakal memensiunkan alutsista tua. Kejadian di Purworejo memontum evaluasi.
JawaPos.com - Mabes TNI-AD dan Kostrad bakal menginvestigasi insiden tenggelamnya kendaraan tempur (ranpur) milik Yonif 412/Bharata Eka Sakti sampai tuntas. Apalagi, peristiwa tersebut menimbulkan dua korban jiwa, yaitu Pratu Randi Suryadi dan Kepala PAUD Ananda Iswandari.
"Masih fokus investigasi," ungkap Kepala Penerangan Kostrad Letkol Inf Putra Widyawinaya kemarin. Sesuai keterangan resmi Mabes TNI-AD, investigasi juga melibatkan kepolisian setempat. Lantaran investigasi masih berjalan, Putra belum bisa memastikan nasib kendaraan lapis baja jenis M113 A1 armored personnel carrier (APC) itu. Apakah tank tersebut akan kembali digunakan atau dipensiunkan.
Keputusan bakal diambil Kostrad apabila investigasi yang mereka lakukan sudah rampung. Selain itu, hasil investigasi bakal turut menentukan kegiatan Yonif 412/Bharata Eka Sakti yang bermarkas di Purworejo, Jateng, itu. "Hasil investigasi akan digunakan untuk mengevaluasi seluruh kegiatan," terangnya.
Pengamat militer Khairul Fahami berharap investigasi yang dilakukan tidak hanya mengungkap kronologi bagaimana insiden tersebut terjadi. Melainkan harus jauh lebih dalam.
"Misalnya, apakah benar kecelakaan itu terjadi semata-mata karena (tank) tergelincir akibat tanah ambles. Mengingat tank itu punya kemampuan amfibi," ujarnya.
Perlu dipastikan juga kondisi tank sebelum digunakan untuk aktivitas murid PAUD (pendidikan anak usia dini). "Apakah dalam kondisi prima? Jika iya, mungkinkah ada kecerobohan seperti jumlah personel yang diangkut," ujar Direktur Institute for Security and Strategic Studies tersebut.
Dari sejumlah foto yang diterima Khairul, tampak anak-anak tanpa alat keamanan naik ranpur yang kondang dalam Perang Vietnam itu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
