Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Februari 2018 | 03.42 WIB

Iklannya Sering Hiasi TV, Elektabilitas Perindo Kalahkan Partai Lama

Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo. - Image

Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo.


JawaPos.com – Hasil survei Alvara Research Center menunjukan temuan yang  cukup menarik. Salah satu partai politik (parpol) baru, yakni Partai Persatuan Indonesia (Perindo) memiliki elektabilitas cukup tinggi, bahkan melampaui parpol lama.


Tingkat keterpilihan Partai Perindo setara dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakni sebesar 2,6 persen. Angka ini mengalahkan parpol yang jauh lebih dulu eksis, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang hanya meraup perolehan 1,2 persen.


Elektabilitas Partai Perindo juga menenggelamkan Partai Hanura (1,6 persen), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) (0,5 persen).


Menurut pendiri Alvara Research Center Hasanuddin Ali, ada dua faktor yang menyebabkan partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu memiliki elektabilitas cukup tinggi.


Pertama, kata Hasanuddin, iklan mars Partai Perindo yang begitu massif menghiasi layar kaca menjadi faktor penentu elektabilitas partai yang didirikan tahun 2015 itu terus melejit.


“Makanya kita lihat di (aspek) popularitas, Partai Perindo juga tinggi, karena efek dari komunikasi yang demikian massif yang dilakukan oleh Partai Perindo melalui media,” kata dia dihubungi JawaPos.com, Jumat (23/2).


Faktor kedua yaitu soliditas Partai Perindo, yang menurut Hasanuddin, terbilang cukup kuat dibanding parpol peserta pemilu lain.


Partai Perindo relative baru di kancah perpolitikan. Maka layak jika konflik internalnya relatif rendah dibandingkan parpol lain.


“Kita tahu bahwa Perindo tidak pernah ada konflik internal partai, sementara partai lain seperti PPP dan Hanura terus didera konflik,” kata Hasanuddin.


Meski elektabilitasnya cukup tinggi, Hasanuddin mengingatkan Partai Perindo untuk tetap menyajikan caleg-caleg yang memiliki kompetensi dan kapabilitas baik. Dengan begitu bisa mendongkrak perolehan suara di 2019.


“Kalau caleg-calegnya bagus, suaranya akan naik. Tetapi kalau calegnya biasa saja, perolehan suaranya akan stagnan,” pungkas Hasanuddin.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore