Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Februari 2018 | 00.45 WIB

Ciptakan Gaya Kampanye Beda, KBM Garap Pemilih Zaman Now

Ketua Umum Komunitas Banteng Muda (KBM) Banyu Biru saat menggelar diskusi di sela-sela Rakernas III PDIP Bali. - Image

Ketua Umum Komunitas Banteng Muda (KBM) Banyu Biru saat menggelar diskusi di sela-sela Rakernas III PDIP Bali.

JawaPos.com - Gerbong pendukung partai demokrasi Indonesia perjuangan (PDIP) yang terhimpun dalam Komunitas Banteng Muda (KBM) terus bergerak untuk  menggaet generasi milenial untuk ikut dalam kegiatan sosial dan politik. 


Hal itu disampaikan Ketua Umum KBM Banyu Biru dalam diskusi bertajuk 'Banteng Asyik di PDIP Perjuangan'. Menurutnya, salah satu cara kegiatan untuk menggaet generasi milenial adalah lewat paduan kampanye bergaya anak muda dengan kearifan lokal.


"Cara kampanye di Pasuruan jelas beda dengan Bondowoso, apalagi dengan Jakarta. Pikirin cara adaptif kreatif, dan dikombinasikan dengan kearifan lokal," kata Banyu di Prime Plaza Hotel, Denpasar, Bali, Jumat (23/2).


Banyu mengungkapkan, sebagai salah satu kader PDIP, dirinya akan terus berupaya mendukung calon kepala daerah maupun presiden yang didukung partai moncong putih itu melalui kampanye yang menarik perhatian anak muda.


Sebagai contoh, kata Banyu, dia bersama dengan rekan-rekanya di Jawa Timur telah menginisiasi terbentuknya 'Omah Jaman Now'. Dia menyebut cara kampanye haruslah menarik, agar tidak mudah dilupakan.


"Milenial itu susah, X, Y, Z. Ini budaya swipe dan press button, kalau nggak menarik di-swipe, sudah selesai," ujarnya.


Selain itu, Banyu mengharapkan, anak muda untuk ikut bergabung dalam kegiatan sosial dan politik yang akan dibentuknya itu. Kendati demikian, pihaknya tidak akan memaksa generasi milenials untuk ikut dalan kegiatannya itu.


"Saya nggak pernah maksa untuk gabung KBM. Kita hanya sosialisasi lewat media sosial kegiatan kita, bantu warga yang kena bencana misalnya. Nanti mereka lihat, wah menarik, dan akan tertarik hingga bergabung," ucapnya.


Lebih lanjut, putra budayawan Erros Djarot ini mengatakan, partai besutan Megawati ini sudah sedari dulu merupakan tempatnya anak muda bernanung. Sebab, salam Metal alias merah total, menang total ataupun mega total yang selama ini disosialisasikan PDIP sekarang ini sudah populer sejak era Orde Baru.


“Sejak dulu PDI Perjuangan semangatnya anak muda, euforianya anak muda,” pungkasnya.


Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore