Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Februari 2018 | 20.36 WIB

Waspada! 11 Efek Samping Ini Timbul Akibat Minum Teh Hijau Berlebih

Ilustrasi konsumsi teh hijau - Image

Ilustrasi konsumsi teh hijau

JawaPos.com - Teh hijau sudah dikenal memiliki ragam khasiat sejak dulu. Salah satunya, bisa menurunkan berat badan. Seluruh bagian dari tanaman ini, mulai dari kuncup daun, daun, dan batang tanaman teh hijau bisa digunakan untuk berbagai keperluan kesehatan.

Fungsi kesehatan tersebut di antaranya mencegah kanker, memperbaiki fungsi otak, depresi, sakit kepala, diare, kehilangan tulang, gangguan perut, dan lain-lain. Teh hijau juga dipercaya menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, tekanan darah rendah, kelelahan gigi kronis, batu ginjal, dan lainnya.

Namun, sama seperti tanaman teh lainnya, teh hijau juga mengandung kafein. Kandungan kafein dalam teh jenis ini sekitar 2-4 persen. Oleh karena itu, konsumsi berlebihan kafein dapat menyebabkan kegoyahan, kegelisahan, dan kegugupan. Dilansir dari Boldsky, berikut bahaya lain dari konsumsi teh hijau berlebih.

Masalah Perut

Kandungan kafein bisa meningkatkan asam di perut dan menyebabkan masalah pencernaan. Efek sampingnya bisa berupa rasa sakit atau mual.

Sakit Kepala

Teh hijau dapat menyebabkan sakit kepala ringan sampai berat karena kandungan kafein di dalamnya. Oleh karena itu, tidak disarankan terlalu banyak mengonsumsinya jika sedang sakit kepala.

Masalah Tidur

Teh hijau sama sekali bukan minuman yang bisa diminum sebelum tidur. Sebab, bisa merangsang sistem saraf dan bisa membuat seseorang terjaga di malam hari bahkan insomnia. Kandungan kafein dalam teh hijau dapat menghambat bahan kimia penginduksi tidur di otak dan mempercepat produksi adrenalin.

Defisiensi Zat Besi

Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi terlalu banyak teh hijau dapat menyebabkan anemia. Sebab, berkurangnya penyerapan zat besi dari makanan yang dikonsumsi. Teh hijau yang mengandung tanin dan polifenol disebut menghalangi penyerapan zat besi dengan mengikat besi, sehingga kurang tersedia untuk tubuh.

Selain itu, kandungan kafeinnya dapat mempercepat detak jantung dan menyebabkan detak jantung tidak teratur, serta dapat menyebabkan palpitasi jantung yang dapat menyebabkan nyeri di dada.

Kontraksi Otot 

Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan kejang otot dan kedutan. Karena kafein dikaitkan dengan sindrom kaki yang gelisah, yang memaksa otot rangka berkontraksi dan menyebabkan kejang otot di kaki.

Diare

Kafein memiliki efek pencahar yang bila dikonsumsi berlebihan bisa mengakibatkan diare. Jadi, minumlah teh hijau dalam jumlah sedang dan jangan diminum saat perut kosong.

Muntah

Sebuah penelitian di India mengungkapkan bahwa polifenol dalam teh hijau dapat menyebabkan stres oksidatif. Jika minum terlalu banyak bisa menyebabkan muntah dan mual. Oleh karena itu, konsumsi teh hijau dibatasi 300 sampai 400 mg per hari.

Mulas

Teh hijau bersifat asam yang bisa mengiritasi lapisan esofagus yang dapat menyebabkan mulas.

Gangguan Kadar Gula Darah

Orang yang menderita diabetes harus menghindari teh hijau karena bisa mengganggu kontrol gula darah. Penderita diabetes tipe 2 juga sebaiknya tidak minum teh hijau. Sebab, bisa menyebabkan gangguan pada kadar insulin.

Picu Osteoporosis

Kandungan kafein dalam teh hijau menghambat penyerapan kalsium dalam tubuh. Konsumsi berlebihan teh hijau dapat meningkatkan tingkat ekskresi kalsium, yang dapat menyebabkan penyakit tulang seperti, osteoporosis.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore