Minggu, 25 Feb 2018
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Selundupkan Sabu di Selangkangan, Seorang Pria Asal Aceh Diamankan

| editor : 

Kasus Narkoba

Avsec Bandara SSK II Pekanbaru menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dengan modus menyimpannya di selangkangan, pada Rabu (14/2) malam. (Istimewa)

JawaPos.com - Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba yang dilakukan oleh seorang pria asal Aceh dengan modus menyimpan barang haram tersebut di selangkangannya.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara SSK II Pekanbaru, Jaya Tahoma Sirait mengatakan, penggagalan tersebut bermula ketika pelaku berinisial LH, 37 warga Lhokseumawe, Aceh hendak berangkat ke Jakarta dengan menggunakan maskapai Garuda pada Rabu (14/2) malam.

"Sebelum menaiki pesawat, pelaku terlebih dahulu melewati pemeriksaan awal di SCP (Security Check Point) 1. Oleh petugas keamanan bandara, dia didapati membawa sabu-sabu sekitar 200 gram yang disimpan dalam bungkusan plastik di selangkangannya," ungkap Jaya Tahoma.

Setelah mendapatkan barang haram tersebut, pihak keamanan bandara langsung berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru. Tak lama setelah itu, pihak kepolisian pun tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan awal terhadap pelaku. 

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui mendarat di Kota Pekanbaru menggunakan maskapai Lion Air JT.140 dari bandara Kualanamu, Medan pada Rabu (14/2) siang.

Setibanya disini, pelaku menemui seseorang di suatu lokasi di Pekanbaru untuk mengambil barang tersebut. Kemudian dia memesan kamar di salah satu hotel dan membungkus barang tersebut menggunakan lakban di dalam kamarnya.

Kanit Satres Narkoba Polresta Pekanbaru Iptu Noki Loviko menyebutkan, pelaku telah dibawa ke Mapolresta Pekanbaru guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Kita bawa ke Mapolres guna pemeriksaan lebih lanjut. Kita ada sita beberapa barang bukti diantaranya uang tunai ratusan ribu, 200 gram atau 2 ons sabu-sabu dan barang bukti lainnya," ujarnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, ini merupakan aksi pertamanya. Dia diupah oleh seseorang sebesar Rp 6 juta untuk mengantarkan barang tersebut kepada pemesan di Jakarta.

Sementara itu, Jaya Tahoma juga mengungkapkan beberapa waktu lalu tepatnya pada Selasa (6/2) lalu pihak keamanan bandara juga telah menggagalkan penyelundupan narkoba via titipan paket kargo udara.

"Barang buktinya sebanyak 209 gram sabu-sabu dan sebabyak 1011 butir pil extacy atau sekitar 303 gram, yang dikemas ke dalam spare part. Narkoba tersebt rencananya dikirimkan ke suatu alamat di Denpasar, Bali," ungkapnya.

Kini barang tersebut telah diserahkan ke Polresta Pekanbaru untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut.

(ica/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP